Selasa, 9 Juni 2026
Sulawesi Utara
Menuju Sulut Maju, Sejahtera dan Berkelanjutan

Audisi

De Neno tak Menyangka Juarai A Mild Wanted 2012

Tampil impresif dan memukau para dewan juri dengan membawakan dua buah lagu andalan.

Tayang:
Penulis: | Editor:
De Neno tak Menyangka Juarai A Mild Wanted 2012 - 20121102rine_pemenang_a_mild_wanted_2012_de_neno.jpg
TRIBUNMANADO/RINE ARARO
Sang Juara.
De Neno tak Menyangka Juarai A Mild Wanted 2012 - 20121102rine1_de_neno_pemenang_wanted_2012.jpg
TRIBUNMANADO/RINE ARARO
De Neno tak Menyangka Juarai A Mild Wanted 2012 - 20121102rine2_de_neno_saat_preskon.jpg
TRIBUNMANADO/RINE ARARO
Laporan Wartawan Tribun Manado Rine Araro

TRIBUNMANADO.CO.ID, JAKARTA - Tampil impresif dan memukau para dewan juri dengan membawakan dua buah lagu andalan mereka Semaumu dan Bicaralah, De Neno ditetapkan sebagai pemenang A Mild Wanted 2012, Jumat (2/11/2012).

"Kami bersyukur kepada Tuhan Yang Maha Esa. Gak nyangka banget bisa menang. Kami juga berterima kasih kepada Sampoerna yang sudah memilih kami jadi musik Sampoerna," kata vokalis De Neno Adamas.

Ia mengatakan, kemenangan mereka di ajang pencarian band berbakat ini memang diluar dugaan mereka karena penampilan 10 finalis lainnya juga luar biasa menurut mereka. "Weekend dan Jilli dua band yang jadi saingan berat kami. Mereka tampilnya luar biasa, materinya keren, lagunya komersil. Sempat down juga sih waktu lihat penampilan mereka," tutur Adamas.

Dikatakan Adamas, menjadi pemenang dengan hadiah rekaman dan membuat album adalah hal yang paling diimpikan oleh De Neno. Menurutnya, untuk mengejar cita-cita ini, mereka pun rajin mengikuti festival musik. "Kita juga pernah ikut festival musik yang diselenggarakan oleh Sampoerna A yaitu Soundversity," ujar Adamas.

Rekaman di bawah label musik Musica Indonesia, membuat De Neno tambah semangat. Karena, menurut gitaris De Neno Surya, ini adalah label terbaik yang mereka impikan. Ditambahkannya, Musica sangat selektif dalam memilih artisnya. "Kita akan kerja sama lebih dengan label untuk bisa mengeluarkan album yang layak," tutur Surya.

Untuk bisa bertahan di industri musik, kata Surya, mereka akan terus menghasilkan karya yang kreativ. Selain itu, introspeksi diri juga menjadi hal yang tak boleh dilupakan. "Kita akan selalu tampilkan yang beda," ucapnya.

Ditanya mengenai arti nama De Neno, Surya selaku pendiri band ini mengatakan, De Neno adalah nama yang diambil dari nama dewa di Nusa Tenggara Timur yang berarti langit. Menurut Surya, mereka ingin menggapai cita-cita mereka seperti luasnya langit. "Seperti hari ini, mimpi yang kita gantungkan akhirnya menjadi kenyataan," ujar Surya.

Brand Manager A Mild PT HM Sampoerna Tbk Livia Yosetya selaku Brand Manager A mengatakan, mereka puas dan bangga dengan hasil final Selection. Kata dia, dewan juri telah memilih band terbaik dari 11 band finalis WANTED 2012. "Semua peserta telah memberikan hasil yang terbaik, namun kami harus memilih mana yang keluar sebagai pemenang. Dengan ini diharapkan konsistensi dan warna musik yang mereka hadirkan akan semakin memberi warna dan diterima di industri musik Indonesia,” kata Livia.

Ketua Dewan Juri WANTED 2012 Krishna Sadrach mengatakan, secara keseluruhan, semua band finalis tadi tampil maksimal. Ditambahkannya, dengan ilmu, pelatihan dan pengalaman yang dibagikan selama mereka menjalani lima hari di WANTED Camp kemarin, para finalis terlihat ingin memberikan aksi panggung terbaiknya untuk menjadi juara. "De Neno memiliki aransemen musik unik dan secara keseluruhan memenuhi kriteria penilaian para juri. Tentunya kami berharap melalui hasil penjurian kami di WANTED 2012, program ini dapat menghasilkan band-band berbakat dengan karya berkualitas," terang Khrisna.

Atas prestasi De Neno, mereka berhak untuk memenangkan hadiah pertama berupa uang tunai senilai Rp 30.000.000, sertifikat dan plakat serta akan mendapatkan kesempatan untuk rekaman 1 album dan pembuatan video klip.

WANTED Final Selection tadi malam selain menghadirkan 11 band finalis, juga menghadirkan bintang tamu D’Masiv dan Slank. Kurang lebih 729 penikmat musik dewasa yang hadir malam itu ikut bernyanyi bersama D’Masiv yang membawakan beberapa lagu andalannya seperti “Natural”, “Diam Tanpa Kata”, dan “Semakin”. Slank pun turut menyemarakan suasana dengan mempersembahkan lagu-lagu andalan mereka seperti “Kuil Cinta”, “Orkes Sakit Hati”, dan “I Miss U”.

Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved