CPNS
Sehan Buka Diklat Prajabatan CPNS Boltim
Bupati Bolaang Mongondow Timur (Boltim) Sehan Landjar membuka secara resmi.
Penulis: Aldi Ponge | Editor:
TRIBUNMANADO.CO.ID,BOLTIM - Bupati Bolaang Mongondow Timur (Boltim) Sehan Landjar membuka secara resmi pendidikan dan latihan (Diklat) prajabatan Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) 2012 di Auditorium pemkab Boltim
Acara pembukaan dihadiri oleh Ketua Dewan Perwakilan Rakyat (DPRD) Boltim, Sumardia Modeong, Wakil B upati Boltim Medy Lensun, Kepala Badan Diklat Provinsi Sulawesi Utara (Sulut) Ferdinand Rotinsulu dan para pimpinan satuan kerja perangkat Daerah (SKPD).
Dalam sambutannya dihadapan 326 CPNS Golongan II dan III mengatakan peserta prajabatan itu ibarat kertas putih yang belum di coret yang belum akan dicoret dengn tinta warna apa. "PNS Sebagai aparatur negara memegang peranan penting dalam mewujudkan kepemerintahan yang baik," ujar Sehan.
Sehan menambahkan menjadi pelayan publik harus memiliki wawasan yang luas dan peka menjawab tantangan dan persoalan ke depan dalam menghadpi perubahan yang berlangsung cepat. "Untuk itu diperlukan aparatur daerah yang berkualitas dan profesional baik teknis administratif maupan manajemen kemampuan yang ada, kompetensi, kreatifitas, skilln mental, desain, dan sistem."
Menurut pria yang akrab disapa Eyang oleh warganya ini, hal tyersebut diatas sangat penting karena fenomena organisasi moderen saat ini sudaj berganti dari kinerja berbasis pengetahuan dengan tugas yang menekankan pada inovasi yang bebasis pada kebutuhan lokal." Jelas Eyang.
Oleh karena itu menurut bupati pertama pilihan rakyat Boltim berdasarkan pedoman penyelenggaraan diklat preajabatan nomor 18 tahun 2010 maka penyelenggaraan diklat untuk CPNS golongan II selama 19 hari dan golongan II selama 24 hari. "Seorang PNS itu dituntu dapat bekerja cerdas dan keras, dan tepat dilandasi dengan disiplin yang tinggi," jelas Sehan.
Sekadar diketahui, 326 CPNS Boltim hasil penjaringan tahub 2010 akan mengikuti diklat prajabatan dengan sistem kemitraan dengan badan diklat provinsi. Para peserta yang terdiri atas 165 golongan II dan 161 orang golongan III ini akan mengikuti diklat prajabataban secara gratis. Sebab pemka Boltim menyediakan dana dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) sebesar Rp 1,6 miliar.