Kepolisian
Geng Nyiur Gugup Bertemu Kapolda Sulut
Keringat dingin membasahi baju biru yang dikenakan Ridho, tersangka curanmor.
Penulis: Arthur_Rompis | Editor: Andrew_Pattymahu
TRIBUNMANADO.CO.ID, MANADO-- Keringat dingin membasahi baju biru yang dikenakan Ridho, tersangka curanmor.
Oleh Kapolda Sulut, Brigjen Pol Dicky Atotoy, anggota "geng nyiur" ini disuruh memperagakan caranya mencuri sepeda motor.
Berhadap-hadapan dengan sepeda motor bermerEk Honda Blade warna merah, ia tampak kikuk. "Ayo bagaimana caramu mencuri motor," tanya Atotoy.
Dengan takut, didekatinya motor itu. Butuh waktu lama, sebelum lulusan STM ini memegang setir motor.
Setelah didesak, akhirnya lulusan STM ini memperagakan adegan pematahan yang biasa dilakukannya jika motor yang disasar terkunci.
Atotoy yang penasaran terus bertanya. "Lalu bagaimana motor itu dibawa," tuturnya. Sambil tetap memagang stir, ia bertindak seolah - olah motor itu tengah didorongnya. "Saya dorong motornya menuju check point," sebutnya.
Melihat Ridho yang gemetaran, para anggota timsus yang kenal betul gerak-geriknya hanya tertawa geli.
Pasalnya, ia dikenal sebagai anggota "geng bumi nyiur" yang telah beraksi di 31 TKP. Dalam aksinya, Ridho dan kawan - kawan tak segan melukai mangsanya jika melawan.
Selain Ridho, beberapa tersangka curanmor dari Polda - Polresta Manado juga ditampilkan dalam ajang kongkow - kongkow Kapolda dan Wartawan Pos Polda yang berlangsung di Mapolda Sulut, Rabu pagi (31/10)
Bersama para tersangka, ditampilkan pula barang jarahan mereka seperti motor berbagai merk.
Atotoy kepada Tribun mengungkapkan, sebanyak 157 tersangka curanmor telah diamankan pihak Polda serta Polres se - Sulut selang sepuluh bulan di tahun 2012 ini. "Ada ratusan yang tertangkap," katanya.
Dari jumlah itu, 20 tersangka ada di Polda. Sebagian besar telah maju ke tahap 2, sisanya masih meringkuk ditahan.
Selain para tahanan, turut diamankan barang bukti sebanyak 111 barang bukti motor hasil curian. 60 diantaranya menghuni bagian tahti Polda Sulut. "Ada 60 yang ada di sini," katanya.
Menggunakan kunci T, kawanan curanmor leluasa mencaplok motor bebek jenis Yamaha dan Honda.
Lanjut Kapolda, tim sus berjumlah 14 orang telah dibentuk untuk menangkap para tersangka curanmor. 'Patroli rayon digiatkan untuk menanggulangi aksi curanmor," sebutnya.
Bagi anggota masyarakat yang merasa kehilangan motor bisa mengecek keberadaan motornya di Polda maupun Polres setempat. "Bisa langsung cek di sini," katanya. (art)