Perkebunan
60 Persen Kebun Sawit di Kalbar Dikuasai Malaysia
Luas perkebunan kelapa sawit pada tahun 2012 di Kalimantan Barat yang sudah berproduksi, diperkirakan sudah menembus 900.000 hektar.
Kepala Badan Penanaman Modal Daerah Kalimantan Barat, Sri Jumiadatin, Selasa (30/10/2012), mengatakan, hasil produksi berupa minyak kelapa sawit mentah juga diolah di Malaysia.
"Sayangnya lagi, ekspor CPO dari Kalbar ke Malaysia itu tidak tercatat sebagai ekspor CPO asal Kalbar, karena dilakukan melalui pelabuhan lain seperti Belawan, Medan atau Tanjungpriok, Jakarta," ujar Sri.
Tahun 2013, kata Sri, pelabuhan darat di Entikong, Kabupaten Sanggau, kemungkinan besar sudah bisa beroperasi. Dengan demikian, ekspor CPO dari Kalbar ke pabrik pengolahan di Sarawak, Malaysia, bisa dilakukan melalui pelabuhan darat itu.
Jika dilakukan melalui Kalbar, pajak ekspor akan diperhitungkan sebagai kontribusi Kalbar yang akhirnya akan memengaruhi besarnya dana alokasi dari anggaran pendapatan dan belanja negara ke Kalbar.
Tahun 2012 ini, produksi CPO asal Kalbar sudah mencapai 1,3 juta ton. Padahal, tahun 2010 lalu produksinya belum menyentuh 1 juta ton.
Menurut Sri, pihaknya terus berupaya melobi sejumlah pihak, untuk membuat industri pengolahan CPO di Kalbar, supaya bisa menambah nilai ekonomi. (*)