Kepolisian
Polda Sulut Patroli Sampai Dumoga
Polda Sulawesi Utara (Sulut) akan menyokong Polres Bolaang Mongondow (Bolmong).
Penulis: | Editor:
TRIBUNMANADO.CO.ID, KOTAMONBAGU - Polda Sulawesi Utara (Sulut) akan menyokong Polres Bolaang Mongondow (Bolmong) untuk pengamanan wilayah Dumoga. Setiap Jumat, Sabtu dan Minggu, Polda Sulut akan mengirimkan pasukan jarak jauh untuk patroli di daerah tersebut.
"Kami akan bantu untuk perkuatan dengan patroli jarak jauh. Satu minggu sekali, lihat situasinya. Ini juga untuk memberikan rasa aman juga," ujar Wakil Kepala Polda Sulut Komisaris Besar Kartono Wangsadisastra saat kunjungan di Markas Polres Bolmong, Selasa (23/10/2012).
Dia mengatakan dengan perkuatan patroli jarak jauh bisa memberikan rasa aman kepada masyarakat. Kartono tidak menampik jika situasi keamanan di Bolmong perlu perhatian. "Ya, bukan sering, memang ada terjadi. Daerahnya memang 'hangat'," ujar Kartono.
Disinggung tentang rencana pembangunan Markas Komando (Mako) Brigade Mobil (Brimob) di Dumoga, Kartono mengatakan kemungkinan tidak bisa terlaksana pada tahun ini. Hal tersebut menyangkut dengan jumlah personil dan mekanismenya juga harus melalui Markas Besar (Mabes) Polri.
Dia menhatakan pembangunan sebuah Mako, sering terkendala dengan pembahasan lahan dari pemerintah daerah. "Untuk membangun Moko kami terlebih dahulu harus memegang sertifikat lahan, jangan sampai pada saat membangun ternyata tanah tersebut bermasalah," kata dia menandaskan.
Wakil Kepala Polres Komisaris Rustanto yang menyambut waka polda, membenarkan jika pada hari Sabtu dan Minggu adalah hari yang dikenal rawan di Dumoga. "Personil dari Polda datang membantu pengamanan. Jadi untuk makan dan penginapan kami yang akan memfasilitasinya," kata Rustanto.
Keinginan untuk membuat Mako Brimob merupakan reaksi dari banyaknya perkelahian massa di daerah tersebut. Pemerintah Daerah Bolmong sudah memasukkan anggaran untuk pembebasan lahan pembangunan Mako Brimob di Dumoga pada Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah Perubahan (APBD-P) 2012.
"Pembebasan laha itu memang sudah sangat mendesak, oleh karena itu pembebasan lahan telah kami anggaran," ujar Ketua DPRD Bolmong Abdul Kadir Mangkat, belum lama ini.