Sulawesi Utara
Menuju Sulut Maju, Sejahtera dan Berkelanjutan

Penembakan

Penembak Brutal Wisconsin, Bunuh Diri

Ini bukan cara saya untuk membesarkan anak.

Editor:
TRIBUNMANADO.CO.ID, WISCONSIN - Radcliffe Haughton (45), penembak di spa Azana, Wisconsin, Amerika Serikat, ditemukan polisi sudah tak bernyawa. Diduga, dia menembak dirinya sendiri hingga tewas.

Diberitakan AFP, Senin (22/10/2012), Houghton diketahui tewas di kawasan Brookfield, sebuah kawasan suburban di Milwaukee. Sebuah lubang tembakan terlihat jelas di tubuhnya.

Ayah Houghton mengaku kaget dengan insiden ini. "Ini bukan cara saya untuk membesarkan anak. Anak saya menghadapi masalah domestik. Sejumlah hal terjadi, dan beberapa orang tak bisa menghadapinya," tutur Radcliffe Haughton Sr.

Beberapa media lokal mengabarkan, Haughton sepertinya mengalami gangguan psikologis. Dia baru saja bercerai dengan istrinya yang bekerja di spa Azana.

Mantan istrinya juga sempat mengadu ke hakim soal perilaku Haughton yang kasar dan kerap membawa senjata. Saat ini, kediaman Haughton di kawasan Brown Deer sudah dikepung polisi.

Juru bicara Gedung Putih mengatakan, Presiden AS Barack Obama sudah dilaporkan soal kejadian ini. "Presiden dan ibu negara berdoa untuk para korban atas kejadian ini," tulis pernyataan tersebut.

Penembakan ini terjadi di spa Azana, pada Minggu (21/10/2012) waktu AS. Tujuh orang menjadi korban, tiga diantaranya meninggal dunia, sisanya luka berat. Salah seorang korban luka adalah wanita hamil enam bulan.

Kepemilikan senjata api di AS memang jadi polemik tersendiri. Di satu sisi, kebutuhan senjata api dirasa penting untuk keamanan, namun di sisi lain, senjata tersebut juga bisa jadi alat untuk aksi brutal. (detiknews)

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved