Pemilihan Hukumtua
Frans Ampow Raih Suara Terbanyak Pilhut Elusan
Frans Ampow berhasil peroleh suara terbanyak pada pemilihan hukum tua desa Elusan Kecamatan Amurang Barat, Senin (22/10).
Penulis: Alpen_Martinus | Editor:
TRIBUNMANADO.CO.ID,AMURANG - Frans Ampow berhasil peroleh suara terbanyak pada pemilihan hukum tua desa Elusan Kecamatan Amurang Barat, Senin (22/10).
Calon nomor tiga ini, berhasil menyingkirkan tujuh calon lainnya dengan angka yang cukup tipis, nomor urut pertama Antje Wungow memperoleh 157 suara, James Koloud 89 suara, Frans Ampow 189, Demron Turangan 28 suara, Amir Turangan 71 suara, Engelbert Warow 13 suara, Andris Ampow 60 suara, dan Roni Tewal 117 suara.
Proses pemilihan hingga penghitungan suara yang dipusatkan di Balai Pertemuan desa Elusan berjalan aman dan lancar, meski dihadiri oleh hampir seluruh masyarakat.
Dalam pemilihan tersebut, dari jumlah total pemilih ada sebanyak 787, dan yang menggunakan hak pilihnya sebanyak 738 suara, dan ada 14 surat suara yang rusak. Usai penghitungan surat suara dilakukan, hasil tersebut kemudian dituangkan dalam berita acara pemilihan hukum tua yang ditandatangani oleh para saksi maupun calon.
Proses penghitungan pemilihan dan penghitungan suara tersebut, dihadiri oleh Kepala BPMPD Olyvia Lumi, Camat Hendry Lumapow, pihak Kepolisian dan TNI serta anggota DPRD Minsel selaku warga Elusan Tommy Ampow, hukum tua sekitar, dan masyarakat.
Kepala BPMPD mengatakan, bahwa pelaksanaan ini termasuk tertib."Sudah sesuai dengan mekanisme dan aturan serta mekanisme pelaksanaan," ucap dia.
Sementara itu, Frans Ampow menjelaskan, sangat bersyukur pemilihan hukum tua bisa dilaksanakan dengan baik, dan berterimakasih karena bisa memenangkan suara rakyat." Saya ajak kita sama-sama elemen masyarakat, mari majukan desa Elusan," ujarnya singkat.
Hendry Lumapow camat Amurang Barat menyatakan, bahwa menang atau kalah dalam pemilihan, itu hal yang lumrah terjadi."Dalam setiap pertandingan seperti juga Pilhut, hanya ada satu pemenang. Hasil pemilihan ini sudah sesuai proses, sehingga warga yang ada bahkan para calon yang belum beruntung menjadi peraih suara terbanyak, mari saling merangkul dalam pembangunan dan pemerintahan menuju Elusan yang lebih maju dan sejahtera," tutur dia.
Ditambahkannya, Hukum Tua terpilih pastinya akan bersama-sama masyarakat tanpa ada pembedaan."Kalau sudah jadi hukum tua, semuanya itu rakyat, tidak ada lagi pembedaan itu pendukung atau bukan saat pemilihan," kata dia.