Transportasi
Waworuntu : Shelter Paniki Permintaan Warga
Dinas Perhubungan Kota Manado tetap melakukan penambahan tiga unit shelter atau halte BRT di dua titik berbeda
Penulis: Fransiska_Noel | Editor:
TRIBUNMANADO.CO.ID, MANADO- Meskipun Perum Damri sebagai penanggung jawab operasional Bus Rapid Transit (BRT) Trans Kawanua mengaku merugi karena pendapatan BRT tidak sebanding dengan besarnya biaya operasional, tetapi pada kenyataanya Dinas Perhubungan Kota Manado tetap melakukan penambahan tiga unit shelter atau halte BRT di dua titik berbeda, yaitu dua di depan markas komando Brimob Paniki dan satu di depan PT Air Paal 2 Manado.
Kepala Dishub Kota Manado Yohanis Waworuntu, kepada Tribun Manado, Jumat (19/10) menegaskan, untuk dua shelter yang dibangun di depan mako Brimob Paniki adalah tindak lanjut dari permintaan warga Paniki.
"Warga di tiga kelurahan di Paniki sebelumnya sudah menyurati Walikota dengan tembusan ke Dishub Kota Manado meminta agar dibangun shelter tambahan di Paniki agar akses mereka untuk naik turun Trans Kawanua jadi lebih dekat," jelas Waworuntu.
Selengkapnya baca Tribun Manado Edisi Sabtu (20/10)