Investasi dan Saham
Indeks Ditutup Koreksi
Pada penutupan bursa saham, Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) ditutup terkoreksi sebesar 25 poin. Indeks mengalami penurunan
TRIBUNMANADO.CO.ID, MANADO - Pada penutupan bursa saham, Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) ditutup terkoreksi sebesar 25 poin. Indeks mengalami penurunan karena disebabkan banyak investor melakukan aksi ambil untung atau profit taking.
"IHSG ditutup turun 25,712 poin atau 0,59 persen ke level 4.331,254. Koreksi ini terbilang sehat, pasalnya indeks sudah naik tinggi sejak enam perdagangan terakhir dan sudah masuk area jenuh beli," kata Dari Assistant Equity Sales PT Sinarmas Sekuritas Cabang Manado, Franky KSS Laloan, kepada Tribun Manado, Jumat (19/10).
Menurut Franky, posisi indeks yang sudah sangat tinggi diempat hari terakhir dimanfaatkan investor untuk mengambil untung. Aksi ambil untung langsung melanda saham-saham unggulan yang sudah naik tinggi sejak IHSG reli beberapa hari lalu.
"Posisi IHSG sudah masuk area jenuh beli. Investor asing mulai menarik dananya setelah menanamkan dana cukup besar satu pekan terakhir ini. Aksi ambil untung dilakukan oleh seluruh lapisan investor, terutama investor lokal," ujarnya.
Menurut Franky, beberapa investor masih ada yang memburu saham, hal ini terlihat dari transaksi asing yaitu pembelian bersih tipis senilai Rp 7,08 miliar di seluruh pasar. Dua sektor berhasil menguat, sektor konsumer dan konstruksi.
"Nilai transaksi perdagangan hari ini naik cukup tinggi akibat transaksi tutup sendiri di saham PT Global Mediacom Tbk (BMTR) oleh CLSA Indonesia (KZ) senilai Rp 1,9 triliun di pasar negosiasi," ucap Franky.
Perdagangan hari ini berjalan moderat dengan frekuensi transaksi mencapai 121.556 kali pada volume 5,3 miliar lembar saham senilai Rp 6,266 triliun. Sebanyak 100 saham naik, sisanya 135 saham turun, dan 103 saham stagnan.