Breaking News
Sulawesi Utara
Menuju Sulut Maju, Sejahtera dan Berkelanjutan

Cuaca

Perkataan RA Kartini Terjadi di Manado

Perkataan Raden Ajeng Kartini, pembela hak kaum wanita di Indonesia terjadi di Manado.

Penulis: | Editor:
Laporan Wartawan Tribun Manado Robertus Rimawan

TRIBUNMANADO.CO.ID, MANADO - Perkataan Raden Ajeng Kartini, pembela hak kaum wanita di Indonesia terjadi di Manado. 'Habis gelap terbitlah terang', ya Manado mengalami demikian. Bukan arti kias karena hak-hak perempuan yang tertindas namun arti sebenarnya, Kamis (18/10/2012).

Manado yang diguyur hujan deras dengan butir hujan yang besar, disertai angin dan petir berubah drastis. Langit gelap laksana badai hanya terjadi sekitar 1,5 jam mulai pukul 12.00 hingga 13.30 Wita.

Pada pukul 14.00 Wita langit benar-benar membiru berbeda dengan kondisi sebelumnya. Seorang karyawan perusahaan bernama Lisa bahkan menulis dalam status BlackBerry Messenger (BBM) miliknya. "Ini baru bilang habis badai langit biru," tulisnya.

Sebelumnya Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) bahkan salah meramalkan cuaca. Melalui website resminya www.bmkg.co.id, BMKG menyatakan pada hari ini Manado berawan padahal sebaliknya.

Sesuai prakiraan cuaca Manado disebut berawan dengan suhu 23-34 derajat celsius dan kelembaban 53-91 persen, tapi yang terjadi justru hujan lebat disertai badai.

Kali ini yang benar justru RA Kartini karena habis badai terbitlah terang, buktinya sekarang Manado langitnya cerah.

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved