Transportasi
Angkutan Umum Minsel Pakai Nomor Trayek
Ada hal berbeda di mobil angkutan umum Minahasa Selatan saat ini.
Penulis: Alpen_Martinus | Editor:
Berikut trayek dan nomornya
Amurang-Tumpaan 01,
Amurang-Teep 02
Amurang-Pinaling 03
Amurang-Maliku 04
Amurang-Kawangkoan 05
Amurang-Ranoketang 06
Amurang-Tenga 07
Amurang-Tawaang 08
Amurang-Sapa 09
Amurang-Pakuure 10
Amurang-Ongkau 11
Amurang-Sinonsayang 12
Amurang-Poigar 13
Amurang Pondos 14
Amurang-Elusan 15
Amurang-Kumelembuai 16
Amurang- Makasili 17
Amurang-Tondey 18
Amurang-Karimbow. 19
Amurang-Motoling 20
Amurang-Ranoyapo 21
Amurang-Tompaso Baru 22
Amurang-Modoinding 23
Amurang-Toyopon 24
Amurang-Tombatu 25
TRIBUNMANADO.CO.ID, AMURANG - Ada hal berbeda di mobil angkutan umum Minahasa Selatan saat ini, yaitu adanya nomor trayek angkutan umum yang tertera di depan dan belakang mobil.
Nomor kendaraan tersebut, sengaja diberlakukan oleh Dinas Perhubungan Informasi dan Komunikasi (Dishubinfokom) untuk menertibkan trayek."Pemasangan nomor di angkutan umum tersebut, merupakan tahap penertiban trayek," jelas Izak Rey Kepala Dishubinfokom Minsel (16/10/2012).
Selain itu, pemberian nomor trayek juga dimaksudkan untuk penertiban jalur dan administrasi kendaraan."Data kendaraan yang ada pada kami, sudah sesuai atau tidak dengan data yang ada di lapangan," jelasnya.
Penomoran juga, akan sangat bermanfaat untuk penumpang yang ingin mencari kendaraan tujuan mereka."Tinggal lihat nomor kendaraan, mereka akan tahu dari trayek mana angkutan umum tersebut, sangat mudah untuk masyarakat," tuturnya.
Angkutan umum juga, akan mudah dikontrol dengan nomor yang tertera di bagian depan dan belakang mobil."Supaya tidak akan saling curi trayek, karena melalui nomor, bisa diketahui kalau ada supir yang curi trayek," jelasnya.
Pemberian nomor diatur berdasarkan trayek masing-masing kendaraan."Misalnya kendaraan trayek Amurang Tumpaan, diberi nomor 01, supaya masyarakat tahu bahwa angkutan umum nomor tersebut bertrayek Amurang Tumpaan," jelas Rey.
Dijelaskannya, nomor diberikan, khusus untuk angkutan perbatasan perkotaan, dan pedesaan."Di atur sesuai dalam dan luar kota," ucapnya. Ia menambahkan, sementara ini yang diberikan nomor adalah angkutan yang berputar di Amurang kecuali bus.
Pemberian nomor trayek kendaraan tersebut, merupakan inisiatif Dishubinfokom, tanpa didukung dana dari pemerintah."Tidak ada dana khusus, hanya swadaya dari Dishubinfokom," kata dia.
Nomor tersebut, dipasang di kaca belakang dan bagian depan kendaraan menggunakan cet semprot (Piloks) berupa bulatan berwarna kuning, kemudian di bagian tengah nomor trayek, namun ada juga yang menggunakan stiker.
Ventje supir trayek Amurang Tumpaan mengatakan, sistem ini sangat baik untuk mengatur kendaraan."Dan kalau ada yang curi trayek, bisa diketahui cepat," kata dia. Ia menambahkan, hanya menuruti apa yang menjadi program pemerintah.
Sementara itu, Jhony seorang penumpang mengatakan, sistem penomoran ini sangat membantu masyarakat, khususnya dirinya saat mencari angkutan umum."Kalau begini kan bagus, mau ke mana, tinggal lihat nomor trayek, langsung tahan dan naik ke tujuan," jelasnya.