Breaking News
Sulawesi Utara
Menuju Sulut Maju, Sejahtera dan Berkelanjutan

Dugaan Korupsi

Pejabat Bolmong Ramai-ramai Jenguk Suharjo

Beberapa pejabat di Pemerintah Kabupaten Bolaang Mongondow (Bolmong) beramai-ramai jenguk kolega mereka

Penulis: | Editor:
Laporan Wartawan Tribun Manado Edi Sukasah

TRIBUNMANADO.CO.ID, BOLMONG - Beberapa pejabat di Pemerintah Kabupaten Bolaang Mongondow (Bolmong) beramai-ramai jenguk kolega mereka, Kepala Dinas Pertambangan dan Energi Bolmong Suharjo Makalalag yang kini ditahan di sel Polres Bolmong. Para pejabat tersebut datang ke Polres Bolmong, Senin (15/10/2012), sekitar pukul 12.30 wita.

Para pejabat yang datang menjenguk Suharjo di antaranya, Plt Asisten III Ulfa Paputungan, Asisten II Djek Damapolii, Kepala Distanak Taufik Mokoginta, Kepala Discapil Mitran Tuna, Kepala Dinsos Lutfi Limbanadi, Kepala BP4K Channy Wajong, Kepala Bagian Humas Sitti Rafiqah Bora dan beberapa pejabat lainya.

Ruang jenguk sel Polres Bolmong yang hanya berukuran sekitar 2x4 meter tersebut tampak sesak. Selain Suharjo, tampak juga Ikram Lasinggaru menemui para penjenguk. Suharjo dan Ikram terjerat kasus Tunjangan Pokok Aparatur Pemerintah Desa (TPAPD) tahun anggaran 2011.

Mereka berada di ruangan tersebut sekitar 20 menit. Kepada Tribun Manado, Suharjo Makalalag mengatakan kedatangan para rekan-rekanya tersebut bentuk dukungan moril terhadap dirinya dan Ikram. "Tadi kami berbincang untuk dukungan moril pada kami," kata Suharjo yang masih tampak berkaca-kaca.

Dia pun sempat menyatakan ketidakpuasanya dengan dukungan dari pihak Pemda Bolmong. "Surat permintaan penangguhan penahanan dari Pemkab ternyata hanya ditandatangani oleh Asisten Satu. Kami harap, bupati yang menandangani surat penangguhan tersebut," kata Suharjo.

Menanggapi hal tersebut, Pemkab Bolmong melalui Kepala Bagian Humas Bolmong Sitti Rafiqah Bora mengatakan Bupati Salihi Mokodongan sudah beberapa kali berusaha bertemu dengan Kepala Polres Bolmong AKBP Enggar Brotoseno untuk membicarakan pejabat yang terlibat kasus TPAPD.

"Namun memang waktu yang belum pas. Pak Bupati sudah meminta agar diatur waktu, manakala Pak Kapolres ada di tempat," kata dia.

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved