Sulawesi Utara
Menuju Sulut Maju, Sejahtera dan Berkelanjutan

Penembakan

Presiden Mauritania 'Ditembak' Tentaranya

Presiden Mauritania, Mohamed Ould Abdelaziz mengalami luka akibat insiden salah tembak.

Editor:
zoom-inlihat foto Presiden Mauritania 'Ditembak' Tentaranya
Reuters
Presiden Mohamed Ould Abdelaziz dilaporkan tidak mengalami luka serius pasca insiden penembakan.
TRIBUNMANADO.CO.ID - Presiden Mauritania, Mohamed Ould Abdelaziz mengalami luka akibat insiden salah tembak yang dilakukan oleh pasukan militer negara itu.

Pejabat negara tersebut mengatakan Abdelaziz kini tengah menjalani perawatan di rumah sakit militer yang terletak di Nouakchott.

Menteri Komunikasi Mauritania, Hamdi Ould Mahjoub mengatakan kepada stasiun televisi setempat bahwa penembakan terjadi karena patroli militer melakukan kesalahan identifikasi terhadap rombongan kepresidenan yang sedang menuju Nouakchott .

Dia menjelaskan luka yang dialami oleh Presiden Abdelaziz tidak membahayakan jiwanya.

"Saat Presiden kembali ke Nouakchott, patroli keamanan Mauritania tiba-tiba menembaki rombongan presiden karena mereka tidak mengenali rombongan tersebut," kata Mahjoub.

"Rakyat Mauritania sudah bisa diyakinkan bahwa kondisi presiden baik-baik saja...saat tiba di rumah sakit dan turun dari kendaraan dia juga terlihat bisa berjalan tanpa bantuan."

Rumah sakit tempat Abdelaziz menjalani perawatan kini mendapat penjagaan ketat dari pasukan keamanan negara itu.

Sebelumnya Presiden Abdelaziz berhasil berkuasa lewat kudeta militer tahun 2008 lalu. Setahun kemudian dia berhasil memenangkan pemilu yang digelar lewat kesepatan dengan lawan politiknya.

Negara Barat saat ini mendukunga kepemimpinan Abdelaziz karena dia dinilai merupakan orang yang mampu menjadi benteng dalam menghadapi tekanan kelompok Islam di kawasan itu khususnya dari negara tetangganya, Mali.

Sumber: Kompas.com
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved