Perpustakaan
Sri: Perpustakaan Harus Sedia Internet Gratis
Pemerintah provinsi Gorontalo akan fasilitasi penyediaan kader profesional pengelolaan perpustakaan-perpustakaan di pedesaan terpencil.
TRIBUNMANADO.CO.ID, GORONTALO - Pemerintah provinsi Gorontalo akan fasilitasi penyediaan kader profesional pengelolaan perpustakaan-perpustakaan di pedesaan terpencil.
Sekertaris Provinsi Gorontalo, Winarni Monoarfa, mengatakan, tenaga-tenaga profesional sudah dilatih diberikan diklat yang sarat dengan pengetahuan managemen perpustakaan. "Nantinya kita akan sebar ke 400 lebih desa. Hampir 50 persen lebih ditempatkan di perpustakaan desa," ujarnya kepada tribungorontalo, Senin (8/10/2012).
Menurutnya, ini dilakukan agar ada peningkatan kualitas indeks pembangunan manusia Gorontalo yang memenuhi unsur dari bidang pendidikan, kesehatan dan ekonomi. "Kita bekerjasama dengan arsip nasional dalam mensukseskan program ini," katanya.
Ia menambahkan, pedesaan itu butuh perpustakaan sebab dari sisi pembangunan manusianya masih rendah dan infrastruktur sarana-prasana akses informasi masih buruk.
"Semoga kita buat bimbingan teknis nanti bisa berperan. Mampu kembangkan perpustakaan-perpustakaan yang ada di daerah," ujar Monoarfa.
Ditambahkan, Sri Sumekar, Kepala Bidang Pengamanan Perpustakaan Umum dan Khusus, Perpusatakan Nasional, bahwa, kedepan perpustakaan itu harus ada perubahan, jangan menggunakan konsep lama karena itu akan membosankan dan orang tidak akan banyak yang berkunjung.
"Satu di antaranya tersedia jaringan internet. Bisa bebas akses informasi dan pakai pola jemput bola, atau sistem perpustakaan keliling," tegas Sri.