Sulawesi Utara
Menuju Sulut Maju, Sejahtera dan Berkelanjutan

Publik

Suwuh : Ada Provokator Penolakan Miniatur Kampung Texas

Ia mengaku akan melihat jika ada pergerakan politik di antara anggota dewan.

Penulis: | Editor:
Laporan Wartawan Tribun Manado David Manewus

TRIBUNMANADO.CO.ID, MANADO - Beberapa anggota dewan menanggapi penolakan yang dibuat oleh beberapa anggota jamaah mesjid  terkait pembangunan miniatur di ex Kampung Texas Selasa (2/10/2012).

Hengky Lasut mengatakan program pemerintah tidak boleh dikalahkan oleh keinginan golongan tertentu. Ia mengaku akan melihat jika ada pergerakan politik di antara anggota dewan. Baginya itu milik pemerintah daerah. "Kita akan menunggu. Kepentingan agama tidak boleh mendahului kepentingan yang bangsa dan negara. Minatur itu lambang pemersatu,"tutur Hengky

Stenly Suwuh mengatakan tanah itu merupakan tahan milik negara. Bukan hak milik dari mereka yang tinggal di situ. Menurut Suwuh, tempat itu bisa menjadi ikon dan tempat wisata religius dari berbagai agama. "Setiap agama diwakilkan. Ini juga merupakan program pemerintah yang lama. Di Kotamobagu juga kok bisa. Di Bukit Kasih Kanonang  juga bisa,"kata Suwuh

Jika ada pemaksaan kehendak untuk menolak, maka bisa jadi ada provokator yang dari luar yang ingin memancing di air keruh. Mereka yang memprovokasi itu berarti bukan orang Manado. "Wali kota berulang kali mengatakan rencana ini dibuat tanpa harus membongkar mesjid. Kenapa seperti diprovokasi bahwa yang dilakukan wali kota itu untuk menyudutkan agama tertentu,"kata Suwuh.

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved