Rabu, 10 Juni 2026
Sulawesi Utara
Menuju Sulut Maju, Sejahtera dan Berkelanjutan

Pemilukada DKI Jakarta

Sikap Gentle Foke Berkontribusi Jaga Stabilitas Keamanan

Sikap sportif yang ditunjukkan oleh pria yang akrab disapa Foke itu, menurut Siti, dapat meredam konflik antarkedua kubu pasangan calon.

Tayang:
Editor:
zoom-inlihat foto Sikap Gentle Foke Berkontribusi Jaga Stabilitas Keamanan
KOMPAS/LASTI KURNIA
Calon Gubernur nomor urut satu Fauzi Bowo didampingi calon wakilnya Nachrowi Ramli memberi keterangan pers di Posko Kemenangan Jakarta Baru Foke-Nara di Jalan Diponegoro, Jakarta, Kamis (20/9/2012). Fauzi Bowo menerima bahwa perolehan angkanya tertinggal dan telah mengucapkan selamat kepada calon Gubernur nomor urut satu yaitu Jokowi. Ia dan Nara juga menyatakan akan tetap akan pada berkomitmen untuk berkontribusi dalam pembangunan Jakarta.
TRIBUNMANADO.CO.ID,JAKARTA - Peneliti senior Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia, Siti Zuhro, memberikan apresiasi kepada Gubernur DKI Jakarta, Fauzi Bowo yang telah menunjukkan sikap sportifnya untuk menerima kekalahan di Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) DKI Jakarta 2012 putaran kedua. Sikap sportif yang ditunjukkan oleh pria yang akrab disapa Foke itu, menurut Siti, dapat meredam konflik antarkedua kubu pasangan calon.

"Saat penghitungan cepat, Pak Foke dinyatakan kalah, dia langsung menelepon dan mengucapkan selamat kepada rivalnya, Pak Jokowi. Asumsi saya dia sudah gentle pada putaran kedua. Itu kontribusi yang luar biasa terhadap stabilitas kemanan DKI Jakarta. Ini mencairkan emosi," kata Siti Zuhro, saat ditemui di Bakoel Koffie, Jakarta, Minggu, (30/9/2012).

Terlebih, Siti pun mengatakan kalau pasangan calon Foke-Nara juga memiliki basis pendukung yang kuat, terutama dari berbagai organisasi masyarakat. Foke, sebagai pemimpin mereka dapat mengajak para pendukungnya untuk menjaga keamanan Jakarta dengan cara yang ia tunjukkan tersebut.

Selain itu, Sekretaris DPRD DKI Jakarta, Mangara Pardede, melihat Foke Bowo sudah legowo dengan kekalahannya. "Sehingga kami prediksikan suasana Jakarta saat pelantikan akan kondusif dan tidak akan terjadi keributan," kata Mangara Pardede.

Seperti diberitakan sebelumnya, pasangan Fauzi Bowo-Nachrowi Ramli pada Pilkada DKI Jakarta 2012 diungguli oleh pesaing mereka, pasangan calon Joko Widodo-Basuki Tjahaja Purnama. Saat penghitungan cepat mempertunjukkan bahwa Jokowi berhasil mengungguli Foke, Jokowi mengaku sudah ditelepon oleh Foke dan diberi ucapan selamat.

Jika tidak ada gugatan terhadap hasil Pilkada DKI Jakarta kepada Mahkamah Konstitusi (MK), maka serah terima jabatan akan dilakukan pada 7 Oktober 2012 mendatang.

Seperti diberitakan sebelumnya, dari 200 sampel tempat pemungutan suara yang digunakan dalam hitung cepat Litbang Kompas ini, Jokowi-Basuki unggul dengan total suara 52,97 persen dari jumlah suara sah. Sedangkan pasangan Foke-Nara mengantongi 47,03 persen dari suara sah.

Komisi Pemilihan Umum (KPU) DKI Jakarta juga sudah menetapkan pasangan Jokowi-Basuki sebagai Gubernur Wakil Gubernur DKI Jakarta periode 2012-2017. Sebanyak 2.472.130 memilih pasangan Jokowi-Basuki. Sementara pasangan Foke-Nara hanya berhasil mengantongi suara sebanyak 2.120.815.

Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved