Kekerasan
Polisi Tahan Produser Film Innocence of Muslims
Pria keturunan Mesir itu ditahan dan diadili terkait dengan kasus penipuan perbankan.
Tetapi, Nakoula Basseley Nakoula (55) ditahan bukan dalam kaitannya sebagai pembuat film menghebohkan itu. Pria keturunan Mesir itu ditahan dan diadili terkait dengan kasus penipuan perbankan.
Nakoula tengah diperiksa petugas pembebasan bersyaratnya untuk mengevaluasi apakah kegiatan dia memproduksi film menyalahi aturan bebas bersyarat yang diterimanya pada 2011 lalu.
Salah satu syarat pembebasan bersyaratnya, Nakoula yang tinggal di Cerritos, pinggiran kota Los Angeles, itu dilarang mengakses internet atau menggunakan nama samaran tanpa izin petugas pembebasan bersyaratnya.
"Nakoula kini ditahan untuk menghadiri sidang itu," kata juru bicara pengadilan, Gary Horimoto.
Film menghebohkan yang berdurasi 13 menit itu dibuat di California dan didistribusikan melalui internet dengan beberapa judul, salah satunya adalah Innocence of Muslims.
Umat Muslim menilai film ini menghina Islam dan Nabi Muhammad sehingga memicu aksi protes di berbagai belahan dunia. Salah satu aksi protes di Benghazi, Libya, diduga diboncengi kelompok tertentu untuk menyerang fasilitas milik AS di Libya.
Dalam kejadian pada 11 September lalu di Benghazi, Dubes AS untuk Libya dan tiga stafnya tewas dalam kerusuhan di kota sebelah timur Libya itu. (*)