Sengketa Tanah
Polisi Bongkar Baliho Milik Demonstran
Aparat keamanan dari Polres Bitung dan Polsek Bitung tengah membubarkan aksi demo.
Penulis: Christian_Wayongkere | Editor:
TRIBUNMANADO.CO.ID, BITUNG - Aparat keamanan dari Polres Bitung dan Polsek Bitung tengah membubarkan aksi demo yang dilakukan keluarga Merry Sompotan Cs, didepan terminal pengisian BBM depot pertamina Bitung, Senin (24/9/2012). Menurut Kompol Asep Darmawan Kabag Ops Polres Bitung, langkah tersebut diambil karena aksi demo tidak memiliki izin. "Sudah, bubarkan saja mereka. Kan tidak ada izin melakukan demo," kata Asep. Menurutnya setiap fasilitas publik yang akan didemo harus disertai surat izin, yang diproses dan ditanda tangani oleh Kasat intel Polres Bitung. "Kasat Intel tidak pernah mengeluarkan surat izin demo dari mereka," tambahnya.
Dia menegaskan jika aksi demo yang dilakukan tanpa pemberitahuan ke Polres Bitung. "Mereka yang melakukan aksi demo mengaku ahli waris Somputan yang berjumlah lebih kurang 50 orang melakukan aksi dengan cara memasang baliho di depan pintu masuk Pertamina sambil lakukan orasi," tuturnya.
Terpisah Merry Sompotan dari pihak demonstran, bersikukuh telah mengurus izin di Polres Bitung untuk menggelar demo. "Saya sudah urus itu tadi pagi sebelum demo," kata Merry. Ia pun bersikeras jika aksi yang mereka lakukan telah memenuhi izin. "Saya akan telpon ke propam mabes polri kalau kalau bebarkan aksi ini," tegasnya. Akibatnya antara pihak keamanan dan perwakilan demonstran sempat terjadi adu mulut, yang berbuntut di bongkarnya baliho yang dipasang. "Tunggu disini kalian saya akan lapor ini ke Mabes Polri," kata Merry sembari berlalu pergi dari lokasi demo. Dalam aksi demo kali ini pihak polres Bitung mengamankan sejumlah orang yang merupakan korlap dari aksi demo tersebu, untuk dimintai keterangan. "Mereka yang kami amankan Marlon Olii Barina Somputan dan Merry Somputan," tandasnya.