Rabu, 10 Juni 2026
Sulawesi Utara
Menuju Sulut Maju, Sejahtera dan Berkelanjutan

Kebersihan

Wali Kota Kotamobagu : Sampah Bisa Menjadi Momok

Sampah menjadi momok bila kita tidak membersihkanya sekarang juga.

Tayang:
Penulis: | Editor:
Laporan Wartawan Tribun Manado Edi Sukasah

TRIBUNMANADO.CO.ID, KOTAMOBAGU - Wali Kota Kotamobagu Djelantik Mokodompit mengatakan sampah bisa menjadi momok bagi Kotamobagu di masa depan jika tak tidak ditangani dengan baik dari sekarang. Menurutnya sampah merupakan hal yang menakutkan.

"Sampah menjadi momok bila kita tidak membersihkanya sekarang juga," ujar dia memberi sambutan peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke 48 Provinsi Sulawesi Utara (Sulut) di Alun- alin Boki Hotinimbang, Kotamobagu, Senin (24/9/2012).

Sebab itu, dia mengharapakan jajaran pemerintahan sampai Sangadi, Lurah, bahkan Kepala Lingkungan untuk selalu mengingatkan masyarakat tentang pentingnya kebersihan. "Kalau bersih, Insa Allah indah. Sebaliknya, jika tidak bersih akan menjadi penyakit bagi kita," kata pria yang biasa disapa Antik ini.

Apalagi, tambah dia, Kotamobagu akan kembali menghadapi penilaian Adipura. Menurut Antik, pemerintah dan masyarakat Kotamobagu harus bahu-membahu mempertahankan Piala Adipura yang telah diraih pada tahun ini.

Kotamobagu berhasil menggondol supremasi di bidang lingkungan tersebut dari Kementrian Lingkungan Hidup RI pada Juli lalu sebagai kota kecil terbersih. Kata dia, usaha tersebut merupakan hasil kerja keras seluruh komponen pemerintahan dan masyarakat.

Antik mengatakan kebersihan dan adipura tersebut bukanlah masalah politis. "Persoalan sampah dan kebersihan tidak ada kaitanya dengan politik," kata dia lagi.

Catatan Dinas Tata Kota Kotamobagu, produksi sampah di Kotamobagu tiap harinya mencapai antara 150 hingga 200 kubik. Produksi sampah tersebut kemungkinan akan meningkat dengan berkembangnya Kotamobagu.

Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved