Sulawesi Utara
Menuju Sulut Maju, Sejahtera dan Berkelanjutan

Pencurian

TSK Curanmor di Manado Tertangkap

RT alias Rido (20) warga Kelurahan Bumi Nyiur Lingkungan Tiga tampak terpincang - pincang.

Penulis: Arthur_Rompis | Editor:
Laporan Wartawan Tribun Manado Arthur Rompis

TRIBUNMANADO.CO.ID, MANADO - RT alias Rido (20) warga Kelurahan Bumi Nyiur Lingkungan Tiga tampak terpincang - pincang saat ditemui di ruang sel Polresta Manado, Rabu (19/9/2012).

Residivis kasus curanmor ini, semalam ditangkap tim Resmob Polresta Manado di rumah kediaman pacarnya di Desa Lolak, Kec Tombariri, Selasa (18/9) pukul 20.00 WIB.

Ingin lari waktu ditangkap, membuat aparat terpaksa melepaskan timah panas untuk melumpuhkannya. Peluru bersarang di betis kirinya. Sehelai perban melilit di situ. Di atas lilitan itu, tampak sebuah tanda merah bekas luka.

Mirip lukanya kali ini, tanda merah itu, akunya merupakan bekas luka tembak. "Ini bekas luka tembak, sewaktu saya diamankan aparat di jalan sudirman, juga karena mencuri motor," tuturnya.

Ditangkap tahun lalu, ia pun divonis hukuman 7 bulan penjara. Keluar penjara, ia sempat menjalani berbagai pekerjaan. "Saya sempat jadi tukang, lalu kerja di dealer honda," tutur pria lulusan SMK ini.

Tingginya tuntutan hidup, membuatnya kembali masuk ke dunia hitam. Bersama dengan keempat rekannya, ia beraksi. Targetnya adalah motor yang terparkir di daerah kampus, samrat dan tuminting.

Dalam pencurian, mereka biasanya membagi tugas. Ia sendiri kebagian peran mencuri motor, yang lainnya hanya memantau dari jauh.

Sekembalinya ke dunia hitam, telah 20 motor yang ia curi. Terbanyak jenis Blade dan Satri FU. "Blade paling gampang dicuri, tinggal dipatahkan setirnya," tuturnya.

Motor curian itu kemudian dijualnya ke daerah Suluun dan Motoling. Satu motor, bisa laku 2 sampai 3 juta. "Uangnya kami bagi - bagi," sebutnya. Uang hasil curian itu digunakannya untuk membeli barang keperluan sehari - hari. "Saya pakai beli baju," tuturnya..

Beberapa hari yang lalu, ia pergi dari manado ke rumah pacarnya itu. Meski belum nikah, keduanya telah memiliki anak. "Pacar saya tidak tahu kalau saya pencuri," tuturnya lirih.

Humas Polresta Manado, AKP Deesy Hamang ketika dikonfirmasi membenarkan adanya penangkapan itu. "Memang benar ada penagkapan," sebutnya. Hamang pada kesempatan itu menghimbau agar masyarakat tidak membeli motor, jika asal - usulnya tidak jelas. " Jangan sembarang beli motor," tuturnya.

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved