Sulawesi Utara
Menuju Sulut Maju, Sejahtera dan Berkelanjutan

Pelayaran

Pemko Bitung Fokus Pelebaran Pelabuhan Bitung

Pelabuhan sendiri memiliki sejumlah fasilitas dan peralatan penunjang, mulai dari kapal, fasilitas pelayanan barang dan aneka usaha.

Penulis: Christian_Wayongkere | Editor:
zoom-inlihat foto Pemko Bitung Fokus Pelebaran Pelabuhan Bitung
TRIBUNMANADO/CHRISTIAN WAYONGKERE
Laporan Wartawan Tribun Manado Christian Wayongkere

TRIBUNMANADO.CO.ID, BITUNG - Pemerintah Kota Bitung bersama dengan pihak Pelindo, ADPEL, Pelabuhan Peti kemas dan sejumlah instansi terkait tengah berupaya melakukan pembenahan terhadap keberadaan pelabuhan Bitung. Hal ini dibuktikan pasca melakukan rapat bersama Selasa (18/9/2012), kesokan harinya Rabu (19/9/2012) tim yang langsung dipimpin oleh Wali kota Bitung Hanny Sodakh bertolak ke Pelindo IV Makassar untuk melakukan konsultasi terkait rencana pengembangan dermaga dan pelabuhan Bitung.

"Kami akan meminta kepada dirjen perhubungan untuk membantu pengurusan perluasan dan pengembangan dermaga pelabuhan Bitung menjadi lebih luas dan dalam lagi dari yang ada saat ini," kata Sondakh. Ini dikarenakan kalau hanya pemko BItung sendiri dinilai tidak akan mampu. "Apa-apa yang akan menjadi kewajiban kita untuk membuat poelayana yang lebih baik. karena saat ini kondisi dermaga pelabuhan Bitung jika kapal dengan muatan 30.000 ton lebih yang hendak sandar akan kandas," tandasnya.  

Terpisah Niken Probowati GM PT Pelabuhan Indonesia (Pelindo) IV (Persero) Cabang Bitung, menjelaskan pelabuhan Bitung sendiri saat ini klasifikasinya kelas 1. "Karena peningkatan ada dari pusat, bisa ditingkatkan ke kelas utama jika aktivitasnya mulai pada, serta harus meminta persetujuan dari menteri perhubungan," kata Niken melalui asisten Manager sistem informasi Albertson Talumesang. Lokasi pelabuhan Bitung terletak pada koordinat 01-26'LU dan 125-11-00'BT. "Panjang alur pelayaran 9 MIl, lebar aluran pelayaran 800 M, kedalaman alur minimum 16 M, luas kolam pelabuhan 4,32 Ha, kedalaman kolam Min 12 M, Kecepatan angin 3 knot, kecapatan arus 3 knot, tinggi gelombang 1 M, pasang surut High water spring 1,8 M dan Low water spring 1,2 M," tuturnya.

Pelabuhan sendiri memiliki sejumlah fasilitas dan peralatan penunjang, mulai dari kapal, fasilitas pelayanan barang dan aneka usaha, dermaga, peralatan depo petikemas dan terminal penumpang. "Kapal pandu 2 unit, Kapal tunda 2 unit, dermaga 1,428 M, lapangan penumpukan 42,767 M, Gudang 13,392 M, terminal penumpang 2,554 M, lapangan parkir 2,394 M, Mobil PMK 2 unit, Workshop 1,045 M, listrik 500 KVA, sumber air bersih (PDAM) max 200 ton/jam, dan bunker Bbm 150/jam," tandasnya.

Untuk dermaga pelabuhan Bitung memiliki kondisi yang berbeda-beda. Seperti dermaga Samudera 748 M, Dermaga Nusantara 600 M, dermaga lokal 60 M, dermaga LCT 20 M dan dermaga TPB 357 M. Fasilitas dan peralatan depo Petikemas luas ICD 33,000 M, RTG Crane 2 unit, Reachstacker Kap 45 ton 1 unit, sideloader Kap 25 ton 1 unit, mobile crane kap 25 ton 1 unit, forklift 3 ton 1 unit, forklift kap 2 ton 1 unit, head truck 3 unit, truck tronton 2 unit, chasis 40' 3 unit, reefer plug 48 plug dan genser 500 KVA.

Terminal penumpang dua lantai, untuk lantai 1 ukuran 2,544 M kapasitas 1.060 orang, lantai II ukuran 2,544 M kapasitas 1.060 orang dan kursi panumpang 680 unit. VIP room, ruang kantor Imigrasi, ruang kesehatan pelabuhan, ruang karantina, counter chek ini kapal Pelni, musholla, ruang menyusui, ruang P3K, toilet dan didukung pelayan keamanan terminal 24 jam.

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved