Sulawesi Utara
Menuju Sulut Maju, Sejahtera dan Berkelanjutan

Kepolisian

Polda Terapkan Program Patroli Rayon

Beberapa program dari Kepolisian Sulawesi Utara sudah mulai dicanangkan.

Editor:
Laporan Wartawan Tribun Manado Robin Tanauma

TRIBUNMANADO.CO,ID, MANADO - Beberapa program dari Kepolisian Sulawesi Utara sudah mulai dicanangkan, selain program anti mabuk 2012 dengan slogan brenti jo bagate, Polda Sulut juga menggelar program kedua, yaitu program Patroli Rayon.

"Tadi pagi saya cek langsung perkembangan Patroli Rayon, kita gelar kumpulkan semua anak buah dan perlengkapan, kendati masih kurang dan belum maksimal, namun kita evaluasi terus perkembangannya," jelas Atotoy, Selasa (11/9/2012) usai mendeklarasikan program brenti jo bagate dalam rangkaian Legislatif Sulut Expo di Mantos 2

Atotoy mengakui, pejabat polisi dalam jajarannya yang tidak bisa menjabarkan atau tidak sejalan dengan program yang ada, maka bisa digeser atau digantikan dengan mereka yang mampu menjalankan program tersebut.

"Saya orangnya to the point aja, kalau ada yang tidak sejalan degan program kita, sekali dua kali dihimbau tidak jalan maksimal, dia harus minggir. Besok (hari ini) nanti di Polresta ada yang diganti," ungkap Atotoy

Namun diakuinya juga hal tersebut menjadi tanggungjawab bersama, agar masyarakat bisa mendukung program yang ada. Program Patroli Rayon juga atas masukan dari masyarakat, Atotoy mengakui banyak menerima masukan dari masyarakat, pencurian kendaraan bermotor masih banyak, bahkan ada mulai jambret potong tangan, walaupun sebagian pelakunya sudah ditangkap, namun itu bisa selesai salah satu solusi yang sifatnya prefentif melalui Patroli Rayon.

"Kalau 24 jam itu anggota dengan tim bisa mencegah dengan patroli, terutama di malam-malam hari, ditempat yang paling rawan, saya kira itu bisa mencegah terutama malam hari, mudah-mudahan kalau ini bisa jalan betul bisa mengurangi meredusir keluhan masyarakat terutama masyarakat bawah," jelasnya

Ditambahkannya, total patroli rayon yang mengcover Rayon Manado ada sekitar 140an petugas, dengan 4 titik tertentu yang dibuat semacam spot-spot tempat standby petugas patroli rayon.

Menurutnya program ini untuk mendekatkan pelayanan polisi pada masyarakat, jikalau nanti ada masyarakat yang telepon mendadak semisal ada kejadian perkelahian jam 1 malam, maka dilihat spot yang terdekat untuk digeser, selain petugas polsek yang rutin.

"Satu titik ada 30an orang dengan 15 motor, tapi dibagi 3 atau 2 shift dalam sehari, sekali jalan 5 motor degan 10 anggota, saya rasa ini cukup dan semoga akan lebih berkembang dan bisa tercover," tandasnya.

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved