Kepolisian
Kapolda Hidupkan Kembali Quick Respon
Gelar pasukan yang dihadiri oleh seluruh pejabat utama Polresta Manado dan Polda Sulut.
Penulis: Aldi Ponge | Editor:
TRIBUNMANADO.CO.ID, MANADO - Kepolisian Daerah (Polda) Sulawesi Utara (Sulut) gelar pasukan dalam rangka mengaktifkan kembali Quick Respon patroli Rayon, di Mapolda Sulut, Selasa (11/9/2012) sekitar pukul 08.30 Wita.
Gelar pasukan yang dihadiri oleh seluruh pejabat utama Polresta Manado dan Polda Sulut ini dipimpin langsung oleh Kapolda Sulut Birgjenpol Dicky Atotoy. Dalam pengarahannya Kapolda menekankan keseriusan semua pihak termasuk para perwira polresta untuk mengaktifkan kembali patroli rayon yang sempat jaya beberapa waktu lalu. "Kita tidak mau main-main, yang tidak sejalan dengan kebijakan kita ganti, " tegas Atotoy.
Ancaman Atotoy ini disebabkan carut marutnya pengaktifan kembali patroli rayon yang menjadi prioritas karjanya selain Mapalus Kantibmas, brentijo bagate dan kemacetan di Manado. Atotoy bahkan terdengar geram terhadap bawahannya karena seolah tidak serius menjalankan peritahnya. "Saya minta pejabat-pejabat polresta harus turun ke lapangan jangan hanya di belakang meja saja," peritah Atotoy sembari menyebutkan mengtahui perwira polresta yang jarang turun kelapangan.
Atotoy bahkan menyentil maraknya pencurian kendaraan bermotor, perkelahian dan penganiayaan terjadi di kota Manado. Sehingga dia mengharapkan dengan diaktifkan kembali Patroli Rayon maka angka kriminalitas jalanan bisa dikurangi.
Menangggapi diaktifkannya kembali Patroli Rayon mendapat sambutan positif berbagai Pihak. Naisky Wowiling (17) warga Sario Kotabaru mengaku mendukung program tersebut. Pasalnya selama ini dirinya mengaku tidak nyaman dengan kondisi keamanan akhir-akhir ini.
"Saya setuju karena sekarang gangguan kriminalitas yang terjad sangat tinggii. Saya sebagai seorang perempuan yang pulang malam usai bekerja sangat mengharapkan tindakan pengamanan karena jujur saja selama ini ada rasa takut saat keluar malam," ujar Naisky yang mengaku karyawan Hotel ini.
Semantara itu anggota rayon, Brigadir Kepala (Bripka) Neski Salmon menyambut baik perhatian pimpinanya Kapolda Sulut hingga membangkitkan kembali Patroli Rayon termasuk menyiapkan sarana-prasarana dan manambah biaya operasional. Pria yang telah 3 tahun bergabung dengan Pisok Citraland ini mengaku siap menjalankan perintah pimpinannya untuk mengamanklan wilayahnya. "Saya bangga menjadi anggota patroli rayon," ujar Neski
Kapolresta Manado Kombepol Amran Ampulembang diwakili oleh Kasat Lantas Kompol Chilion Diar mengatakan sesuai perintah Kapolda untuk membangkitakan kembali semangat rayon .Bakhan keseriusan kapolda tersebut dengan membentuk tim khusus pembentukan kembai patroli rayon tersebut untuk pengembalikan jati diri rayon.
"DulunyaQuick Respon sekarang maunya pimpinan diinovasi menjadi patroli rayon yang tugasnya mendatangi TKP dengan cepat dan saat tidak ada TKP melakukan patroli sehingga dinamakan patroli rayon," terang Chilion
Data yang dihimpun Tribun Manado menyebutkan dari 6 wilayah patroli rayon beberapa diantaranya dela digabungkan wilayahnya sehingga hanya tersisa 4 pos rayon yakni rayon Singkil, Kairagi, Citraland dan Marina. Keempat pos tersebut beranggotakan 120 persenil terdiri dari personil Polda Sulut dan Mapolresta Manado yang dibagi rata setiap pos. Namun yang masih menjadi kendala yaitu masih minimnya sarana dan prsarana seperti kendaraan benotor maupun biaya operasional yang belum mencukupi.