Hukum

Cinta Jeri dan Bunga Harus Kandas Karena Orangtua

Berawal dari saling canda, Jeri (15) dan Bunga (13) kemudian merajut tali kasih.

Penulis: Arthur_Rompis | Editor:
Laporan Wartawan Tribun Manado Arthur Rompis

TRIBUNMANADO.CO.ID,MANADO - Berawal dari saling canda, Jeri (15) dan Bunga (13) kemudian merajut tali kasih. Sayang, kisah cinta kedua remaja ini terhenti di ujung cinta yang lebih besar dari orang tua bunga kepada anaknya.

Layaknya gadis remaja yang lugu dan tidak tahu apa - apa, begitulah wajah bunga di hadapan penyidik Polda Sulut, Rabu (12/9). Di tanyai, ia menjawab apa adanya. Lama dalam ruang periksa, ia pun keluar tanpa ekspresi. Tak jelas, apakah ia tertekan. Bunga keluar, tersisa Jeri dan penyidik dalam ruang periksa.

Beda dengan Bunga yang tenang, buruh bangunan ini tampak tertekan. Dari balik kaca, posisi duduknya terus berubah. Kepalanya terus menunduk dan nanti menatap saat ditanya.

Informasi yang dihimpun Tribun menyebut, mulanya pelaku bekerja di salah satu rumah yang ada di samping rumah korban yang ada di Kelurahan Kairagi Weru, Kecamatan Tikala. "Korban masih sekolah, sedang si pria buruh bangunan," ujar sumber.

Dari rumah yang tengah dikerjai, pelaku selalu mencandai Bunga tiap ia pulang sekolah. Canda itu mujarab. Bunga pun terpikat. Hubungan pun dimulai. Dua insan yang terbuai cinta ini pun buta dengan batas - batas.

Visum masih dilakukan, namun pelaku mengaku telah meraba dan mencium payudara korban. Aksi ini, nanti diketahui oleh ayah korban. Sang ayah melihat ada perubahan dalam tutur dan gerak putrinya.

Ditanya begitu rupa, bunga akhirnya mengaku. Saat itu, si ayah langsung mendatangi Polda Sulut untuk melaporkan kejadian itu.

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved