Sulawesi Utara
Menuju Sulut Maju, Sejahtera dan Berkelanjutan

Publik

Jemris Terganggu Knalpot Racing

Pengendara motor di Kecamatan Toulaan meresahkan warga setempat.

Editor:
Laporan Wartawan Tribun Manado Quin Simatauw

TRIBUNMANADO.CO.ID, RATAHAN -  Pengendara motor di Kecamatan Toulaan meresahkan warga setempat. Pasalnya, para pengendara motor tersebut telah memodifikasi knalpotnya menyerupai knalpot untuk balapan (racing) dengan bunyi nyaring.

"Sedangkan lewat biasa saja, bunyinya sangat berisik, apalagi ini mereka memainkan gas mereka," ujar Jemris Tampongangoy warga Desa Toundanouw kepada Tribun Manado, Minggu (9/9/2012).

Jemris mengaku sangat terganggu lantaran para pengendara yang umumnya adalah remaja dan pemuda atau kawula muda sepertinya lebih bertambah banyak dari hari ke hari.

"Mereka lewat biasanya juga berkelompok, jadi dibayangkan saja bisingnya saat mereka lewat," terangnya lagi.

Pernyataan senada disampaikan oleh warga lainnya Andi Gorung. Ia mengaku bahkan pribadi yang berperangai sabar dan lembut, lama kelamaan bisa naik darah hanya lantaran knalpot racing ini.

"Karena pengendara knalpot racing ini bukan hanya tiap malam, tapi selang beberapa menit mereka lewat dan bising sekali jadi walau orang sabar atau cuek lama-lama pasti marah juga," tambahnya.

Andi dan warga lainnya berharap peran aktif dari pihak Kepolisian Toulaan untuk melakukan rasia untuk para pengendara roda dua yang menggunakan knalpot racing.

"Aparat harus rajin melakukan rasia supaya pengendara roda dua akhirnya bosan jika harus kucing-kucingan dengan polisi karena knalpot mereka sehingga cepat atau lambat pengguna knalpot racing bisa berkurang," pungkasnya.

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved