Pencurian
Rizki Kehilangan Motor di Tempat Kos
Rizki terus mengira - ngira siapa orang yang bisa berbuat senekat itu.
Penulis: Arthur_Rompis | Editor:
TRIBUNMANADO.CO.ID, MANADO - Datang ke Polresta Manado untuk melaporkan motor hilang, ingatan Rizki Hamadi tertuju pada waktu di antara pukul 01.00 hingga 05.00 Wita, Selasa (4/9/2012). Saat itu diduga, motor Yamaha Vixion 150 putih kesayangannya hilang. "Ia hilang pada saat itu," tuturnya kepada petugas SPKT dan Wartawan.
Rizki terus mengira - ngira siapa orang yang bisa berbuat senekat itu. Apakah ia, orang di sekitar tempat kosnya di Kelurahan Bahu Kecamatan Malalayang ataukah pendatang dari luar. "Saya belum tahu dia siapa," tutur pria yang berprofesi sebagai PNS ini. .
Rizki yang beralamat di Kelurahan Kairagi 2 Lingkungan 4 Kecamatan Mapanget ini menyebut kejadian itu terjadi di tempat kosnya yang ada di Kelurahan Bahu Kecamatan Malalayang. Sehari sebelum kejadian, ia berkendara memakai motor itu dari kantor ke kairagi lalu ke tempat kostnya. Ia tiba di tempat kos ketika hari telah malam.
Seperti biasanya, motor itu ia parkir di halaman kos - kosan. Demi keamanan, Rizki selalu mengunci motor itu sebelum meninggalkannya. Sempat duduk dan bercerita dengan teman - temannya, ia pun kelelahan dan pamit untuk tidur. Sebelum mencapai kamar, ia sempat berhenti di ambang jendela antara kamar dan ruang tamu.
Dari situ dilihatnya, motor itu masih ada. "Jam setengah dua belas, motor itu masih ada," sebutnya. Ia pun tidur dengan tenang. Besoknya ketika bangun, hal pertama yang dilakukannya adalah sarapan. Kembali, ia melewati jendela itu. Kali ini, motor itu telah tiada.
Panik, ia berusaha mencari sana - sini. Bak memburu hantu, yang ia temukan hanyalah angin dan ketakutan. Akhirnya, ia pun mendatangi Polresta Manado untuk melaporkan kejadian itu. Akibatnya, ia dirugikan sebesar 22 juta dan kehilangan sim c karena ternyata sim itu masih ada di bagasi motor. "Saya merasa sangat kehilangan," sebutnya.
Kapolresta Manado Amran Ampulembang saat dikonfirmasi melalui Kabag Humas Polresta manado, Deesy Hamang membenarkan laporan itu. "Untuk kasus pencurian motor, aparat bekerja keras untuk mengungkap siapa dalangnya," tuturnya.