Sulawesi Utara
Menuju Sulut Maju, Sejahtera dan Berkelanjutan

Pilkada Jakarta

Penceramah : Foke Masuk Surga

Dalam acara pemberian kartu pendidikan secara gratis itu, tampak bahwa Foke diibaratkan bagi guru bagi para pendidik.

Editor:
zoom-inlihat foto Penceramah : Foke Masuk Surga
Warta Kota/Adhi Kelana
Gubernur DKI Jakarta Fauzi Bowo mencoba kendaraan operasional Dinas Pemadam Kebakaran seusai upacara pembukaan Diklat Teknis Substantif Dinas Pemadam Kebakaran dan Penanggulangan Bencana Provinsi DKI Jakarta di Pusdiklatkar Ciracas, Jakarta Timur, Senin (27/8/2012). Diklat Teknis Substantif yang diikuti oleh 613 peserta tersebut dalam rangka memberikan pengetahuan dan keterampilan teknis dan meningkatkan kopetensi dan kinerja dinas pemadam kebakaran di DKI Jakarta.
TRIBUNMANADO.CO.ID, JAKARTA - Pemberian kartu pendidikan gratis yang diberikan Fauzi "Foke" Bowo, Gubernur DKI Jakarta, kepada komunitas pendidikan di Kecamatan Duren Sawit dinilai agak berbau Kampanye.  

Dalam acara pemberian kartu pendidikan secara gratis itu, tampak bahwa Foke diibaratkan bagi guru bagi para pendidik.

"Foke itu ibarat guru bagi para guru makanya kalau guru sedang membutuhkan bantuan murid biasanya bantuin," kata sang penceramah dalam acara pemberian 44.742 kartu pendidikan gratis kepada Komunitas Pendidikan di Kecamatan Duren Sawit, Jakarta (01/09/2012).

Ia juga menambahkan foke ibarat guru bagi komunitas pendidik di DKI Jakarta yang berada di belakang komunitas guru.  

"Setelah nabi masuk surga maka orangtua dan guru setelah itu di belakangnya kepala dinas dan di belakangnya Fauzi Bowo," ujar sang penceramah lagi yang disambut gelak tawa hadirin.

Pada acara itu Fauzi Bowo juga memberikan bantuan pendidikan gratis bagi wajib belajar 12 tahun di DKI Jakarta. Jumlahnya mencapai 44.742 kartu pendidikan gratis  untuk siswa SMA, SMP dan SD di Kecamatan Duren Sawit.

Selain itu, Fauzi Bowo juga memberikan wejangan agar para siswa SD, SMP dan SMA disitu dapat menjadi pemimpin di DKI Jakarta. "Mudah-mudahan pemimpin DKI Jakarta bisa berasal dari orang yang menikmati pendidikan di DKI Jakarta," jelasnya.

Diakhir acara Fauzi juga mengatakan bahwa program pendidikan hanya bisa diselesaikan oleh ahlinya."Serahkan kepada ahlinya, hanya yang berpengalaman memimpin Jakarta yang bisa menyelesaikan program ini, yang lain jangan coba-coba," jelasnya.

Sumber: Kompas.com
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved