Sulawesi Utara
Menuju Sulut Maju, Sejahtera dan Berkelanjutan

Bencana Alam

Dumoga Terendam Luapan Air Ongkag

Ratusan rumah dan ratusan hektar sawah yang sebagian sudah siap panen di tiga kecamatan di wilayah Dumoga terendam luapan air dari Sungai Ongkag

Penulis: | Editor:
Laporan Wartawan Tribun Manado Edi Sukasah

TRIBUNMANADO.CO.ID, BOLMONG - Ratusan rumah dan ratusan hektar sawah yang sebagian sudah siap panen di tiga kecamatan di wilayah Dumoga terendam luapan air dari Sungai Ongkag. Seorang warga Siniyung, Kecamatan Dumoga, meninggal dunia setelah sempat terseret arus sungai tersebut.

Camat Dumoga Utara I Ketut Kolag menuturkan hujan mulai mengguyur wilayah Dumoga sejak tanggal 27 Agustus lalu. Pada saat itu, beberapa rumah di Desa Mopuya Selatan mulai terendam. Pun dengan lahan pesawahan yang berada di daerah tersebut. Rabu (29/8/2012), hujan kembali mengguyur daerah tersebut tanpa henti.

"Air sudah mulai naik Rabu malam. Sekitar pukul 2.00 wita, saya turun di beberapa lokasi banjir. Air menggenang antara 50 cm sampai satu meter. Kamis (30/8/2012) pagi, air sudah mulai surut," kata Ketut.

Akibat kejadian tersebut 110 rumah yang dihuni oleh 371 jiwa dan 36 hektare sawah di Mopuya Selatan terendam. Air tidak hanya merendam Mopuya Selatan tapi juga Desa Dondomon Utara. Di desa tersebut 98 rumah yang dihuni 346 jiwa terendam. Belum lagi sawah yang baru tanam seluas 14 hektare juga ikut terendam.

Tak berhenti di situ, 97 rumah yang dihuni 335 jiwa serta Sawah 10 hektare siap panen di Desa Dondomon Induk juga menjadi korban. Sementara di Desa Dondomon Selatan, air menejang 72 rumah yang diisi 188 jiwa, sawah 15 hekater dan ladang jagung serta kelapa 10 hektare. Satu desa lagi di Kecamatan Dumoga Utara yang terkena banjir adalah Mopudag Selatan Induk, sebanyak 21 rumah.
"Beberapa penduduk yang rumahnya terendam samentara ini ada yang ikut dulu dengan kerabatnya di daerah yang lebih tinggi di desa masing-masing," ujar Ketut menambahkan.

Luapan air juga terjadi di Kecamatan Dumoga Timur. Data dari Camat Dumoga Timur Yohanis Lomban, 20-an rumag terendam di  Mogoyunggung Satu, 28 rumah dan sawah seluas lima hektare di Imandi. "Seorang warga atas nama, Ferlan Tiolung, warga Siniyung, meninggal dunia setelah sebelumnya terseret arus sungai. Namun dia meninggal di Puskesmas," kaya Yohanis.

Sedangkan di Dumoga Barat, Camat Syamsul Dai mengatakan desa yang terendam air adalah Kinomaligan dan Kosio Timur. "Di Kinomaligan empat hektare sawah dan 11 hektare ladang jagung terendam. Dan satu ternak, sapi, juga hanyut. Sementara di Kosio Timur, lahan pekunburan juga terendam," kata dia.

Menurut Camat Dumoga Utara I Ketut Kolag mengatakan dari pihak Pemda Bolmong telah menurunkan beberapa petugasnya dari Dinas Sosial untuk melakukan pendataan. Namun belum ada bantuan apa pun yang diberikan kepada korban. "Kalau untuk kebutuhan makan minum, saat ini tidak ada masalah," kata dia

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved