Minggu, 14 Juni 2026
Sulawesi Utara
Menuju Sulut Maju, Sejahtera dan Berkelanjutan

Tapal Batas

Warga Tolak Masuk Wilayah Desa Rok-Rok

Warga yang masuk di wilayah Rok-rok Tontalete Kecamatan Kema Kabupaten Minut, mendatangi DPRD kota Bitung

Tayang:
Penulis: Christian_Wayongkere | Editor:
zoom-inlihat foto Warga Tolak Masuk Wilayah Desa Rok-Rok
TRIBUNMANADO/CHRISTIAN WAYONGKERE
warga yang berdasarkan keputusan pemerintah Provinsi Sulut masuk di wilayah Rok-rok Tontalete Kecamatan Kema Kabupaten Minut, mendatangi DPRD kota Bitung
Laporan Wartawan Tribun Manado Christian Wayongkere

TRIBUNMANAD.CO.ID, BITUNG - Puluhan warga yang berdasarkan keputusan pemerintah Provinsi Sulut masuk di wilayah Rok-rok Tontalete Kecamatan Kema Kabupaten Minut, mendatangi DPRD kota Bitung, Senin (27/8).

Adapun kedatangan mereka sambil menggunakan dua unit bis, untuk menolak keputusan pemprov Sulut yang memasukan mereka dari wilayah Kelurahan Tendeki ke Desa Rok-rok Tontalete Kecamatan Kema.

"Kami menolak keputusan pemprov Sulut, karena mereka tidak tau keberadaan fakta di lapangan," kata Jhon Piri koordinator warga yang mendatangi DPRD Bitung. Menurutnya, alasan tidak menerima keputusan pemprov yang menjadikan lokasi pemukiman mereka masuk di wilayah Desa Rok-rok Tontalete Kecamatan Kema karena jarak yang akan ditempuh untuk mengurus berkas administrasi ke Kecamatan Kema sangat jauh. "Sebagai warga yang memiliki kemampuan ekonomi tidak mampu, kami harus mengeluarkan biaya ekstra untuk menjangkau lokasi Kecamatan Kema yang sangat jauh dari Tendeki," kata dia.

Dijelaskannya, sejumlah warga yang menolak keputusan tersebut sebelumnya bermukim di Kelurahan Tendeki lingkungan RT 13 dan 14, sedangkan dari RT 01 hingga RT 12 tidak memperoalkan masalah tersebut. "Berdasarkan keputusan pemprov Sulut ada 106 KK masuk wilayah Desa Rok-Rok Kecamatan Kema termasuk kami," tandasnya.

Sementara itu menurut Joutje Rumayar (75), meminta keadalin terhadpa masalah tersebut karena sebagai warga asli Tendeki yang telah membangun wilayah tersebut tidak menerima bergabung dengan wilayah Minut. "Kami minta keadilan dalam hal ini. KTP saja kami sudah terdaftar sebagai warga Bitung," kata pria yang sudah tinggal di Tendeki selama 84 tahun.

Persoalan lainnya adalah keberadaan tapal batas yang dipasang pemprov Sulut di tengah-tengah kelurahan. "Untuk tapal batasnya sudah tidak masalah, hanya saja yang kkami tidak terima begaimana mereka pasang tapal batas ditengah-tengah pemukiman warga," tandasnya

Ikuti kami di

Berita Terkini

Update Jadwal & Skor
Grup B - Matchday 1
Minggu, 14 Juni 2026 | 02:00 WIB
Qatar
Qatar
VS
Switzerland
Swiss
Grup C - Matchday 1
Minggu, 14 Juni 2026 | 05:00 WIB
Brazil
Brasil
VS
Morocco
Maroko
Grup C - Matchday 1
Minggu, 14 Juni 2026 | 08:00 WIB
Haiti
Haiti
VS
Scotland
Skotlandia
Grup D - Matchday 1
Minggu, 14 Juni 2026 | 11:00 WIB
Australia
Australia
VS
Turkiye
Turki
Lihat Selengkapnya
Semua Jadwal Laga
Memuat video…
© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved