Idul Fitri
Yal dan Abdi Lebaran di Lapas
Meski terkurung tembok yang tebal, tapi bagi Abdi Buchari, lebaran di balik jeruji kaya maknanya.
Penulis: Arthur_Rompis | Editor:
TRIBUNMANADO.CO.ID,MANADO - Meski terkurung tembok yang tebal, tapi bagi Abdi Buchari, lebaran di balik jeruji kaya maknanya.
"Banyak makna yang saya dapatkan," kata Abdi ketika ditemui Tribun setelah Salat Ied di Lapas Tuminting, Minggu (19/8).
Baginya, kurungan bukanlah belenggu, tapi adalah sarana untuk memenej hati agar lebih ikhlas menghadapi cobaan hidup. " Saya menjadi lebih ikhlas," tuturnya. Menghuni lapas lebih dari setahun, tidak membuat Abdi kehilangan sentuhannya. Melalui sengsara, jiwanya semakin terasah.
Baik buruknya suatu hal, ia terima dengan hati yang lapang, termasuk ketika harus merayakan Lebaran di dalam penjara. "Saya menjadi makin ikhlas dalam menghadapi apapun yang terjadi," katanya.
Meski tegar, Abdi tetap merindukan keluarganya. Rencananya, ia dan beberapa anggota keluarganya akan bertemu usai Shalat Ied nanti.
Sementara itu, terpidana korupsi lainnya Syachrial Damopolii juga mengikuti Shalat Ied di Lapas Tuminting. Yal dan Abdi, ada di bagian depan barisan meski keduanya terpisah beberapa orang.
Meski baru pertama kali, namun telah ada makna yang dirasanya sewaktu menjalani Shalat Ied di Lapas. "Banyak makna yang saya rasakan," tuturnya.
Ia merasa rahmat Tuhan yang ia dapat dalam penjara tidak ada bedanya sewaktu ia masih ada di luar. "Banyak rahmat yang saya rasa," tuturnya.
Selain makin dekat dengan Tuhan, ia pun berkesempatan untuk melihat sisi lain dari kehidupan. Ternyata, yang terkurung dalam penjara, juga adalah manusia yang sama dengan yang ada di luar sana. "Banyak pengalaman berharga yang saya dapat," tuturnya.
Untuk itu, tidak masalah baginya bila harus merayakan Lebaran di dalam penjara. Yal sendiri dalam sembayang tadi pagi turut disertai oleh beberapa sanak keluarganya.
Usai Shalat, mereka yang mulanya terpisah, langsung berkumpul mengerumuni Yal. Setelah salam - salaman, rombongan keluarga Yal langsung menuju ke salah satu sudut yang ada di lapangan itu. Mereka kemudian berbaris rapi. Seorang anggota keluarga mengabadikan momen itu dengan foto.