Remisi
David Bahagia Dapat Remisi Bebas
Kebahagiaan nampak di wajah David Kaligis, karena akan segera bebas, setelah mendapatkan remisi umum dua atau remisi bebas
Penulis: Alpen_Martinus | Editor:
TRIBUNMANADO.CO.ID,AMURANG - Kebahagiaan nampak di wajah David Kaligis, karena akan segera bebas, setelah mendapatkan remisi umum dua atau remisi bebas, saat upacara hari ulang tahun (HUT) Republik Indonesia ke 67 di Rumah Tahanan Teep, Jumat (17/8).
Upacara HUT 67 RI dan pembacaan remisi tersebut, dipimpin oleh Bupati Tetty Paruntu dan turut dihadiri oleh Kapolres Minsel AKBP Sumitro, Kejari Supriyanto, Kepala Rutan Sulistyadi, Sekda, Asisten I dan III, kepala-kepala SKPD, petugas Rutan dan para narapidana.
Dalam sambutannya, Tetty Paruntu mengatakan, pemberian remisi harus dilihat dari sisi rasa kemanusiaan."Sebagai kepedulian, agar mampu menjadi manusia seutuhnya, dan bisa memperbaiki hubungan sosial dengan masyarakat," jelas dia.
Ia menambahkan, momen HUT RI 67 merupakan pelajaran yang nyata, agar kita menjadi manusia yang merdeka, dan menanamkan nilai-nilai kemanusiaan.
David satu-satunya yang mendapatkan remisi bebas, sementara ada 46 narapidana lainnya mendapatkan pemotongan masa tahanan atau remisi umum satu.
Dari seratus penghuni Rutan Amurang, hanya 46 Napi yang mendapat remisi, karena sudah memenuhi persyaratan, dan dari 47 remisi yang diberikan, ada sebelas orang yang mendapat remisi satu bulan, dan remisi tiga bulan didapat oleh enam narapidana, sementara selebihnya mendapat remisi satu bulan masa tahanan, juga David yang mendapat remisi bebas.
"Saya senang sekali mendapatkan remisi bebas, dan ingin secepatnya ketemu dengan orang tua," jelas David.
Dirinya ditahan karena kasus penganiayaan, dan telah menjalani masa hukuman di Rutan."Saya divonis lalu delapan bulan," ucapnya.
Ia mengaku, tidak mau lagi melakukan hal yang ceroboh."Saya sudah tobat, dan jika sudah keluar, saya masu kerja seperti biasa, dan mau buktikan bahwa saya sudah beda," ujarnya.
Sementara itu, Kepala Rutan Sulystiadi mengatakan, remisi diberikan berdasarkan penilaian."Dan itu sudah menjadi hak mereka," jelasnya.