Sulawesi Utara
Menuju Sulut Maju, Sejahtera dan Berkelanjutan

Keracunan

11 Paskibraka Minsel Keracunan Kue

Sebanyak sebelas orang pasukan khusus pengibar bendera (Paskibraka) harus dilarikan ke rumah sakit

Penulis: Alpen_Martinus | Editor:
zoom-inlihat foto 11 Paskibraka Minsel Keracunan Kue
NET
Ilustrasi
Laporan Wartawan Tribun Manado Alpen Martinus

TRIBUNMANADO.CO.ID,AMURANG -  Sebanyak sebelas orang pasukan khusus pengibar bendera (Paskibraka) harus dilarikan ke rumah sakit, setelah mengalami mual-mual, usai mengonsumsi kue yang diberikan, usai melaksanakan tugas menaikkan bendera pada upacara hari ulang tahun (HUT) RI ke 67, Jumat (17/8).

"Tadi ada delapan paskibraka dan satu orang purna paskibraka yang muntah-muntah, dan tumbang kemudian dibawa ke rumah sakit," jelas Vian, seorang Purna Paskibraka.

Jumlah tersebut kemudian bertambah menjadi dua belas orang, termasuk seorang pendeta dan seorang purna paskibraka.
"Paskibraka yang lainnya tumbang usai melakukan tugas penurunan bendera," jelas dia.

Friska Hawalo seorang Paskibraka, yang sudah sadarkan diri mengatakan, awalnya memakan kue yang diberikan, saat mereka beristirahat di gedung Waleta, usai melaksanakan tugas menaikkan bendera."Kami makan kue dalam dus yang diberikan," jelasnya.

Ia menambahkan, saat itu belum terjadi reaksi apa-apa."Habis makan, kami pulang ke tempat karantina, kemudian istirahat," ucapnya.

Dijelaskannya, mual-mual mulai terasa, saat mereka hendak melakukan persiapan penurunan bendera."Sekitar jam tiga, kami akan bersiap-siap, mulai ada yang muntah-muntah, dan buang-buang air, kemudian lemes, kemudian dilarikan ke rumah sakit," ucap dia.

Sampai saat ini, ia masih merasakan sakit dibagian perut."Sakit di perut, dan tadi rasanya ingin muntah terus, namun sekarang saya sudah merasa agak baikkan," jelasnya, masih duduk di atas tempat tidur perawatan.

Sebelas paskibraka tersebut, saat ini tengah menjalani perawatan di Rumah Sakit GMIM Kalooran. Belum diketahui penyebabnya, karena kue yang disantap masih dalam proses pengambilan sampel.

Nampak, dari pantauan Tribun Manado, beberapa Paskibraka sudah dipindahkan ke ruangan perawatan, untuk mengikuti perawatan lanjutan. Ada beberapa orang yang masih belum sadarkan diri, bahkan ada yang terus muntah-muntah, sehingga dipasang infus.

Sehingga nampak saat penurunan bendera, pasukan tujuh belas sudah berkurang enam orang. Namun, masih berjalan tertib dan rapih.

Sementara Dokter Whelmina Palendeng di RS GMIM Kalooran mengatakan, tidak bisa memberi keterangan terkait penyebabnya."Kami di sini hanya melakukan perawatan, sementara untuk penyebabnya, nanti dari pihak kepolisian yang akan membawa sampel makanan tersebut, untuk diperiksa di laboratorium kesehatan," jelasnya.

Namun, ditambahkannya, gejala yang terjadi, hampir semua pasien mengalami muntah-muntah, dan buang air.

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved