Bulan Ramadan
Penumpang Melonjak 25 Persen
Bila pada H-3 sampai H-1 terjadi lonjakan yang signifikan maka kami akan mengoperasikan dua bus.
Penulis: | Editor:
TRIBUNMANADO.CO.ID, KOTAMOBAGU - Perhubungan Dinas Perhubungan Pariwisata Komunikasi dan Informasi (Dishuparkominfo) Kotamobagu menyiapkan dua armada tambahan untuk antisipasi terjadinya lonjakan penumpang jelang Hari Raya Idul Fitri.
"Bila pada H-3 sampai H-1 terjadi lonjakan yang signifikan maka kami akan mengoperasikan dua bus. Armada tersebut diharapkan bisa mengurangi terjadinya tumpukan penumpang di terminal," ujar Kepala Seksi Perhubungan Dishuparkominfo Kotamobagu Lores Binol, Rabu (15/8/2012).
Dikatakan, lonjakan penumpang dan arus kendaraan mulai terjadi di Terminal Serasi dan Bonawang, Kotamobagu, memasuki H-4 Idul Fitri 1433 hijriah. Jumlah penumpang diperkirakan naik 20-25 persen dibandingkan dengan hari-hari sebelumnya.
"Para penumpang tersebut umumnya berasal dari wilayah Bolmong Raya, seperti Bolmong Selatan, Bolmong Utara dan Bolmong Timur," kata Lores.
Ditambahkan, jumlah penumpang dari luar daerah Bolmong Raya seperti Manado dan Gorontalo juga mengalami kenaikan. Namun, lanjut Lores, rata-rata kenaikannya tidak terlalu signifikan. "Ada, tapi tak seberapa," kata dia.
Selain mempersiapkan armada tambahan, Lores mengatakan Dishubparkominfo juga memperhatikan kenyamanan dan keselamatan pemudik. Untuk itu, Dishubparkominfo memastikan kan memeriksa kendaraan dan juga kondiisi sopir.
"Kami telah melakukan pemeriksaan kendaraan untuk mengetahui layak jalan atau tidak di terminal Bonawang. Kegiatan tersebut secara kontinyu dilakukan. Kondisi sopir juga menjadi perhatian kami," tambah Lores.
Dikatakan kegiatan tersebut juga melibatkan instansi lain, seperti Dinas Kesehatan. Pun demikian dengan pihak Polres Bolmong yang ikut mendampingi selama kegiatan pemeriksaan kendaraan dan sopir tersebut.
Belum lama ini, Kepala Satlantas Polres Bolmong AKP Muhammad Islam Amrullah mengatakan, pemeriksaan kesehatan dan pemeriksaan kendaraan mutlak dilakukan. Sebelumnya pihaknya berencana melakukan pemeriksaan di pos pengamanan dan pelayana, namun hal tersebut urung dilakukan karena kemungkinan akan mengganggu arus lalu lintas.
"Kami akan ke terminal-terminal untuk memeriksa kesehatan supir dan keadaan kendaraanya. Tentu saja, kami juga berharap sopir dalam keadaan sehat," ujar Amrullah.