HAM

SBY: Jangan Kuliahi Indonesia Soal HAM

"Jangan menguliahi Indonesia tentang HAM," tegas SBY dalam keterangan pers usai rapat masalah pertahanan di Mabes TNI Cilangkap Jakarta

SBY: Jangan Kuliahi Indonesia Soal HAM
TRIBUN JABAR/GANI KURNIAWAN
Presiden RI Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) meninjau helikopter tempur dan alutsista (alat utama sistem persenjataan) TNI yang dipamerkan di lapangan Wiradhika Mako Secapa TNI AD, Hegarmanah, Kota Bandung, Jumat (29/6) pagi. Dalam kunjungan kerjanya di tempat tersebut, presiden juga menyampaikan ceramah berjudul Perkembangan Geopolitik di Asia Pasifik Abad 21 dan Pengaruhnya Terhadap Indonesia dihadapan 1.000 perwira Polri dan TNI.
TRIBUNMANADO.CO.ID,JAKARTA - Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) kesal. Pasalnya kerap jika Indonesia hendak membeli alat-alat utama sistem persenjataan (Alutsista) selalu dikaitkan dengan hak azasi manusia (HAM).

"Jangan menguliahi Indonesia tentang HAM," tegas SBY dalam keterangan pers usai rapat masalah pertahanan di Mabes TNI Cilangkap Jakarta, Kamis (9/8/2012), sore.

Menurut Presiden saat Indonesia berencana membeli tank  MBT Leopard dari Belanda ada sedikit kendala namun akhirnya Indonesia beralih ke Jerman.

"Karena ini memiliki persinggungan dengan posisi diplomatik, baik bilateral dan regional," kata SBY.

Lanjut Presiden ketika hendak membeli rudal dari China muncul reaksi dalam dan luar negeri. "Bagaimana posisi Indonesia dengan China. Bagaimana strategi Indonesia, dan seperti apa kepentingan Indonesia dalam bagian komunitas global," kata SBY.

Ditegaskan kritik pasti selalu ada. Jika Indonesia membeli alutsista di Eropa  yang lain tak suka, beli dari Amerika yang lain tak suka, dan sebagainya.

"Sepanjang  kita adakan alutsista tanpa rusak apa yang jadi komitmen Asean, kerja sama yang lebih luas lagi tidak masalah," kata SBY.

Editor: Rine Araro
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved