Rabu, 10 Juni 2026
Sulawesi Utara
Menuju Sulut Maju, Sejahtera dan Berkelanjutan

Kunjungan

Sekjen Formi Kunjungi Tribun Manado

Indonesia saat ini sedang mengalami kemunduran atau degradasi di bidang Olahraga

Tayang:
Editor:
Laporan Wartawan Tribun Manado Kevrent Sumurung

TRIBUNMANADO.CO.ID, MANADO - Indonesia saat ini sedang mengalami kemunduran atau degradasi di bidang Olahraga. Kemunduran tersebut terjadi bukan hanya satu atau dua tahun belakangan ini. Prestasi Indonesia di dunia olahraga justru saat ini diambil oleh Negara lain. Demikian diungkapkan Sekjen Federasi Olahraga Rekreasi Masyarakat Indonesia (Formi), dr Iskandar Zulkarnain saat bersua kekantor Tribun Manado, Senin (6/8).

“Ini sudah diramalkan. Kita selalu berhadapan dengan kondisi kekuatan Negara besar seperti China dan korea,” katanya. Kondisi ini, lanjutnya, seharusnya tidak diabaikan. Menurutnya proses pemasaran terhadap atlet itu sangat penting.

Zulkarnaen datang ke kantor Tribun Manado bersama Ketua Formi Manado, Franklin Montolalu dan diterima oleh Pemred Ribut Raharjo serta Asisten Korlib, Aswin Lumintang serta manager Promosi, Vanny Nangoy. Kedatangan mereka sekaligus mensosialisasikan tentang Formi.

Organisasi ini sendiri berdiri sudah 10 tahun. Visinya yakni terwujudnya Keluarga dan Masyarakat Indonesia Berkualitas, Sehat dan Bugar. Formi, katanya, mempunyai tujuan untuk menanamkan budaya dan kegemaran berolahraga sejak usia dini serta menyebarluaskan olahraga rekreasi masyarakat ke seluruh pelosok tanah air dan ke segenap lapisan masyarakat.

“Tidak membedakan agama. Kami mempunyai tujuan bagaimana mencipatkan lingkungan kondusif antar kelompok masyarakat,” katanya. Formi juga mempunyai tujuan untuk bagiamana melestarikan olahraga tradisional yang telah dilupakan masyarakat.

Apa saja yang merupakan tradisonal ? Menurutnya, tarian poco-poco juga adalah olahraga yang masuk kategori kreasi. Ini terkesan dilupakan oleh kalangan muda. Oleh karena itu, lanjutnya perlu dilestarikan. Mengapa ? karena jangan sampai olahraga yang biasa tersebut punah dan kemudian belakangan diambil alih oleh negara lain. “Jangan sampai rebut belakangan. Inilah tugas Formi kedepan,” tuturnya.

Lebih lanjut, Formi sendiri akan memperkenalkan olahraga tradisional di Indonesia dengan cara akan mengadakan sebuah event internasional. Ini merupakan event dari Tafisa atau The Association Sport All. Event ini akan digelar pada tahun 2016 yang akan diselenggarakan di Jakarta.

Nah, event ini sendiri menggunakan maskot binatang Tarsius. Zulkarnain mengambil inspirasi tersebut karena binatang itu sangat langkah dan dilindungi. “ini sama dengan olahraga tradisional, jika tidak dilestarikan maka akan punah. Kami pun sudah mempromosikan event ini di negara luar,” jelasnya

Sementara itu, Ribut Raharjo mengatakan bahwa Tribun Manado akan mendukung visi misi dari Formi. “Kami siap akan mengawalnya,” tandasnya

Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved