Sulawesi Utara
Menuju Sulut Maju, Sejahtera dan Berkelanjutan

Publik

Desa Tangguh Atasi IPM Rendah Gorontalo

Dari 70 kecamatan masih ada 39 kecamatan yang tertinggal IPM-nya di bawah rata-rata nasional.

Editor:
Laporan Wartawan Tribun Gorontalo Budi Susilo

TRIBUNMANADO.CO.ID, GORONTALO - Ketertinggalan Indeks Pembangunan Manusia (IPM) provinsi Gorontalo di tingkat Kecamatan masih dibawah rata-rata tingkat nasional sebesar 71 persen.

Kepala Bidang Pemberdayaan Ekonomi Masyarakat, dari Badan Pemberdayaan Masyarakat Desa dan Penanggulangan Kemiskinan Jalan, Remy Pakaya, menuturkan, IPM di provinsi Gorontalo masih cukup rendah di bawah rata-rata nasional.

"Dari 70 kecamatan masih ada 39 kecamatan yang tertinggal IPM-nya di bawah rata-rata nasional," ungkapnya kepada tribungorontalo.com di ruang kerjanya, Senin (6/8/2012).

Karena itu, sebagai antisipasi pemerintah provinsi melakukan pengucuran program pemberdayaan masyarakat dengan peningkatan pendidikan, kesehatan dan perekonomian rakyat.

"Tiap-tiap desa kita berikan kucuran anggaran," ujar Remy yang memiliki kumis hitam tebal ini.

Sejauh ini, di tahun 2012, langkah konkrit telah dilakukan dalam upaya pembuktian prioritas pemberdayaan masyarakat.

"Sekarang kita sedang laksanakan desa tangguh di daerah pesisir di tiap kabupaten," ungkapnya.

Terpisah, ditambahkan Hamka Hamid, Kepala Sub Dinas Kelautan, Pesisir dan Pulau-pulau Kecil, Kementrian Kelautan dan Perikanan Republik Indonesia, menuturkan, desa nelayan tangguh terintegrasi satu sama lain dalam payung pemerintah provinsi.

"Walau kita bagi jadi enam desa tapi dalam konsepnya kita masukan dalam satu sistem yang terintegrasi," ujarnya.

Menurut Hamka, desa nelayan tanggung itu basis pembangunan ekonomi berkonsep bahari. Peningkatan potensi masyarakat pesisir kelautan dan perikanan menjadi hal utama program pemerintahan demi mencapai masyarakat yang sejahterah.

"Buat keuntungan masyarakat sendiri. Dari pemerintah untuk masyarakatnya," kata pria asal Gorontalo ini.

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved