Publik
Minahasa Punya Desa Mandiri Energy
Tim dari Ditjen PMD melakukan pemantauan perkembangan program DME di Minahasa.
TRIBUNMANADO.CO.ID, TONDANO - Beberapa pimpinan dari Direktorat Jenderal Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (PMD) Kementerian Dalam Negeri melakukan monitoring pelaksanaan pilot project program Desa Mandiri Energy (DME) di Desa Kolongan Satu, Kecamatan Kombi, Selasa (2/8/2012).
Kepala Badan Pemberdayaan Masyarakat dan Pemerintahan Desa (BPMPD) Minahasa, Glady Kawatu saat diwawancarai Tribun Manado menjelaskan, Desa Kolongan Satu masuk dalam daftar 71 desa se Indonesia yang melaksanakan program tersebut. Menurutnya, program DME yang dilaksanakan adalah penanaman jarak pagar untuk kebutuhan sumber bahan bakar.
"Tim dari Ditjen PMD melakukan pemantauan perkembangan program DME di Minahasa. Program tersebut telah berjalan baik karena masyarakat di Kolongan Satu telah memiliki bahan bakar sendiri," ujarnya.
Dirinya menjelaskan, program ini telah berhasil karena warga Kolongan Satu memenuhi kebutuhan bahan bakar untuk memasak dan penerangan dari tanaman jarak pagar. Saat hampir semua warga Minahasa sedikit terpukul saat minyak tanah bersubsidi ditarik pemerintah, warga desa tersebut tidak terpengaruh karena mereka memiliki sumber energi sendiri.
"Buah jarak pagar diolah secara khusus menghasilkan minyak untuk bahan bakar. Buahnya bisa dibakar untuk kebutuhan memasak. Manfaat lain yang didapat adalah kita memanfaatkan lahan kritis yang sebelumnya dibiarkan terlantar dan kini bisa memberikan manfaat yang besar untuk masyarakat," ujarnya.