Sulawesi Utara
Menuju Sulut Maju, Sejahtera dan Berkelanjutan

Inflasi

Cabe Rawit Pemicu Inflasi

Kenaikan berbagai komoditas di kota Manado menjadi pemicu kenaikan inflasi pada bulan Juli 2012

Editor:
Laporan Wartawan Tribun Manado Deffriatno Neke

TRIBUNMANADO.CO.ID, MANADO - Kenaikan berbagai komoditas di kota Manado menjadi pemicu kenaikan inflasi pada bulan Juli 2012. Badan Pusat Statistika (BPS) Sulut, menyatakan, pada bulan Juli 2012, Kota Manado mengalami inflasi sebesar 0,85 persen.

"Kenaikan harga pada kelompok bahan makanan menjadi salah satu penyebab kenaikan inflasi ini," kata Kepala BPS Sulut, Dantes Simbolon, kepada sejumlah media, di Kantornya, Rabu (1/8).

Dantes menambahkan, harga yang mengalami kenaikan komoditas yakni harga cabe rawit, beras, bawang putih, gula pasir, kendaraan carter, daging ayam ras, cabe merah, malalugis, telur ayam ras, dan angkutan udara. Menurut Dantes kenaikan harga cabe rawit karena menghadapi awal bulan puasa dan pengucapan.

"Komoditas yang naik pada kenaikan indeks ada tujuh kelompok pengeluaran, seperti kelompok bahan makanan 2,14 persen, kelompok makanan jadi, minuman, rokok dan tembakau 0,62 persen," ujarnya.

Kemudian terdapat pada kelompok perumahan, air, listrik, bahan bakar 0,02 persen, sandang 0,01 persen, kesehatan 0,07 persen, kelompok pendidikan, rekreasi, olahraga 0,26 persen, dan kelompok transportasi, komunikasi, dan jasa keuangan 0,72 persen.

"Komoditas yang turun harga selama bulan Juli antara lain bawang merah, tomat sayur, kangkung, bayam, lemon cina, emas perhiasan, kentang, cumii-cumi, sawi putih, dan jeruk nipis," ucap Dantes.

Sementara itu, laju inflasi tahun kalender kota Manado mencapai 3,76 persen dan secara year on year inflasi mencapai 4,52 persen.

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved