Sosok

Prisilia Moningka: Aparat Jangan Represif

Kasus kekerasan yang melibatkan aparat kepolisian kembali terjadi. Kali ini seorang warga di Tondano,

Prisilia Moningka: Aparat Jangan Represif - IMG_5358.JPG
TRIBUNMANADO/ANDREW PATTYMAHU
Prisilia Moningka
Prisilia Moningka: Aparat Jangan Represif - 20120729_115434.jpg
TRIBUNMANADO/ANDREW PATTYMAHU

Kasus kekerasan yang melibatkan aparat kepolisian kembali terjadi. Kali ini seorang warga di Tondano, Kabupaten Minahasa menjadi korban kebrutalan polisi yang seharusnya bertugas untuk melindungi dan melayani masyarakatnya.

Bagi Prisilia Moningka, tindakan aparat tersebut sudh diluar kewajaran dan mengkesampingkan batasan HAM. "Aparat yang menembak warganya harus diperiksa lagi kejiawaannya," ucap dara kelahiran Manado, 12 desember 1991 ini.

Ia menuturkan atasan dari aparat yang melakukan penembakan tersebut harus memberikan sanksi seberat-beratnya kalau perlu dilakukan pemecatan sebagai anggota polisi. Ini untuk menghindari kejadin serupa terulang lagi di masa datang.

Tapi baginya tidak semua aparat yang berlaku arogan seperti itu. Masih banyak polisi yang menjalankan tugas dan kewajibannya dengan prinsip 'Melayani dan Melindungi Masyarakat'. Ia menuturkan pernah melihat seorang polisi lalulintas yang membantu menyebrangkan jalan seorang siswa sekolah dasar yang kebingunan untuk menyebrang.

Putri tercinta dari Ferry Moningka dan Evie Liow ini menambahkan sikap parat seperti itu yang dibutuhkan masyarakat saat ini yakni bekerja dengan hati nurani. "Jangan karena punya senjata api terus gayanya petantang-petenteng sehingga warga menjadi takut," ucapnya.

Menurut pandangan karyawan swasta ini kinerja aparat polisi kuhsusnya di Sulawesi Utara (Sulut) selama ini sudah baik. "Lihat saja begitu terjadi kriminalitas, aparat langsung sigap dan mengamankan setiap pelakunya," kata gadis penyuka nasi goreng dan jus advokat kepada Tribun Manado, Minggu (29/7).

Ia berharap aparat terus meningkatkan prestasinya di tengah masaayarakat. "Kalau ada kejadian seperti di Tondano itu hanya salah pribadinya dan bukan institusi. Kinerja polisi itu kesatuan dan bukan perorangan," pungkas Prisilia. (andrew)

Penulis: Andrew_Pattymahu
Editor: Andrew_Pattymahu
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved