Bulan Ramadan
Pemkab Bolmong Siapkan Operasi Pasar
Beberapa titik pantau merupakan daerah pusat perdangan seperti di Ibolian di Dumoga dan Poigar.
Penulis: | Editor:
TRIBUNMANADO.CO.ID, BOLMONG - Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Bolaang Mongondow (Bolmong) terus memantau pergerakan harga-harga kebutuhan barang pokok di beberapa titik di daerah tersebut. Operasi pasar disiapkan jika lonjakan harga dan kelangkaan barang kebutuhan barang pokok terjadi.
"Beberapa titik pantau merupakan daerah pusat perdangan seperti di Ibolian di Dumoga dan Poigar," ujar Kepala Disperindag Bolmong George ED Tanor saat bersua Tribun Manado di Kantor DPRD Bolmong, Rabu (25/7/2012).
Dikatakan, harga-harga barang kebutuhan cenderung mengalami kenaikan namun belum begitu signifikan. Kenaikan harga merupakan satu indikator bagi pemerintah untuk melaksanakan operasi pasar. Namun, kata dia, pemerintah juga akan melihat beberapa indikator lainya sebelum melaksanakan operasi pasar tersebut.
"Kenaikan harga tersebut berada di angka 25 persen dari harga sebelumnya dan hal tersebut sudah berlangsung minimal selama dua minggu. Dalam keadaan tersebut, pemerintah akan melakukan operasi pasar," George menjelaskan.
Ditambahkan, harga-harga barang cenderung tinggi jelang hari raya lantaran tingginya permintaan. Keadaaan ini patut diawasi karena bisa saja para pedagang memanfaatkan momen tersebut untuk menimbun barang. Alhasil, karena barang tidak ada di pasaran membuat harga membumbung lebih tinggi lagi.
Operasi pasar diharapkan bisa mengatasi lonjakan harga tersebut. George menjelaskan, dalam operasi pasar, harga-harga ditekan semurah mungkin. Hal ini untuk memberi rangsangan para penimbun barang mengeluarkan barang-barang tersebut karena. Jika pedagang tersebut menimbun barang, justru dia mengalami kerugian.
George mengatakan memang ada kemungkinan lain ketika terjadi kelangkaan barang selain penimbunan barang. "Kami harus menelusuri jika terjadi kelangkaan barang, apakah karena penimbunan atau karena memang pasokan tidak ada kepada para pedagang," ucap dia.
Pasokan barang-barang di wilayah Bolmong masih berasal dari Kotamobagu dan Manado. "Makanya, kami juga melakukan koordinasi dengan lintas daerah tersebut. Jika memang tetap terjadi kelangkaan barang, operasi pasat tetap menjadi pilihan," George menandaskan.