Ketahanan Pangan

Kebutuhan Beras Diprediksikan Meningkat 10 Persen

Kebutuhan beras untuk masyarakat Sulut diperkirakan akan mencapai 24.200 ton beras selama bulan Ramadan ini.

Laporan Wartawan Tribun Manado Deffriatno Neke

TRIBUNMANADO.CO.ID, MANADO - Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Provinsi Sulut memperkirakan kebutuhan beras saat bulan puasa dan menjelang lebaran Idul Fitri nantinya meningkat 10 persen. Kebutuhan beras untuk masyarakat Sulut diperkirakan akan mencapai 24.200 ton beras selama bulan Ramadan ini.

"Kita perkirakan kebutuhan beras selama bulan Ramadan ini akan naik 10 persen dibandingkan kebutuhan beras di bulan biasanya. Kalau bulan biasanya kebutuhan beras hanya 22 ribu ton saja," kata Kepala Disperindag Sulut, Sanny Parengkuan pada sejumlah media, di Kantornya, Rabu (25/7).

Ia menambahkan saat ini persediaan beras di Sulut masih cukup banyak di tingkat distribusi dan gudang Bulog. Sehingga pemerintah Sulut bisa menjamin suplai beras pada saat lebaran Idul Fitri nantinya.

"Ketahanan beras terjamin melalui produksi lokal yang sekitar 70 persen atau 19,5 ribu ton, lalu kita tambahkan lagi beras dari luar daerah sekitar 30 persen," ujarnya.

Beras yang di pasok dari luar daerah kebanyakan beras dari Jawa Timur, Sulawesi Selatan, Gorontalo dan Sulawesi Tengah. Sementara pasokan lokal dari Kabupaten Bolaang Mongondow,Kabupaten Minahasa, Minahasa Tenggara dan Minahasa Selatan.

Editor: Rine Araro
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved