Minyak Tanah
Bolmong Minta Tambahan Minyak Tanah
Dinas Pertambangan dan Energi (Distamben) Bolmong telah mengajukan tambahan pasokan minyak tanah jelang Idul Fitri 1433 hijriah
Penulis: | Editor:
TRIBUNMANADO.CO.ID, BOLMONG - Dinas Pertambangan dan Energi (Distamben) Bolmong telah mengajukan tambahan pasokan minyak tanah jelang Idul Fitri 1433 hijriah. Tambahan minyak tersebut untuk antisipasi melonjaknya permintaan.
"Kami telah mengajukan permintaan tersebut kepada pihak pertamina dan tinggal menunggu jawaban," ujar Kepala Distamben Suharjo Makalalag saat bersua Tribun Manado di Kantor DPRD Bolmong, Rabu (25/7/2012).
Suharjo tidak menyebutkan berapa banyak tambahan yang diminta. Biasanya, Pertamina memasok 28 ribu liter minyak tanah per bulan ke Kabupaten Bolmong. Minyak yang masuk ke kabupaten tersebut adalah minyak bersubsidi dengan harga eceran tertinggi (HET) di pangkalan Rp 3.450 per liter.
"Bolmong belum terkena program peralihan minyak tanah ke elpiji jadi minyak yang masuk ke daerah ini masih bersubsidi," dia menjelaskan.
Suharjo menambahkan, penyaluran pasokan tambahan tersebut akan menggunakan skala prioritas. "Daerah-daerah mana saja yang kemungkinan besar kebutuhannya akan jauh meningkat pada saat lebaran, itu yang jadi prioritas dulu. Namun diusahakan daerah lainya juga mendapatkan," ucapnya.
Hal lain yang menjadi fokus perhatianya adalah antisipasi terjadinya penimbunan komoditas tersebut. Dia mengaku Distamben telah membentuk tim untuk mengaptasi hal tersebut. Tim tersebut yang melakukan pantauan di lapangan.
"Kami akan pantau terus. Penimbunan tersebut akan merugikan para masyarakat karena barang menjadi langka dan harga naik," tandas dia.