Breaking News
Rabu, 10 Juni 2026
Sulawesi Utara
Menuju Sulut Maju, Sejahtera dan Berkelanjutan

Kebersihan

Sampah Menumpuk di Dekat Rumah Warga

Sampah tersebut sudah seminggu menumpak dan tidak pernah diangkat oleh Dinas kebersihan.

Tayang:
Penulis: Christian_Wayongkere | Editor:
zoom-inlihat foto Sampah Menumpuk di Dekat Rumah Warga
TRIBUNMANADO/CHRISTIAN WAYONGKERE
Seorang anak sedang melihat tumpukan sampah yang sudah seminggu tidak diangkat.
Laporan Wartawan Tribun Manado Christian Wayongkere

TRIBUNMANADO.CO.ID, BITUNG - Prestasi Kota Bitung meraih Piala Adipura 6 kali berturut-turut, ternyata tidak membuat sejumlah wilayah di Bitung terbebas dari sampah. Seperti kondisi yang terjadi di depan Perumahan Permata Indah Kelurahan Manembo-nembo Tengah, tepatnya di dekat Kantor Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (disnakertras) Bitung sampah sudah seminggu menumpuk dan mengahasilkan bau tak sedap.

"Sampah tersebut sudah seminggu menumpak dan tidak pernah diangkat oleh Dinas kebersihan," kata Sum Dohmi warga yang rumahnya berdekatan dengan keberadaan sampah tersebut kepada Tribun Manado, Senin (23/7/2012). Akibatnya rumah kediamannya yang keseharian menjual makanan tidak beroperasi lagi karena alasan sampah tersebut mendatangkan bau tidak sedap. "Sudah hampir seminggu tidak berjualan karena bau dan lalat yang beterbangan masuk ke tempat berjualan akibat dari sampah yang belum diangkat," tuturnya.

Menurut wanita yang keseharian berjualan nasi kuning, Tinutuan campur dan makanan lainnya tempat menumpuknya sampah tersebut sebelumnya memiliki drum yang dijadikan tempat pembuangan sampah. "Namun entah di mana drum itu berada hingga sampah berserakan sampai ke badan jalan," kata dia. Warga lainnya yang kebetulan sedang melintas melewati lokasi tumpukan sampah tersebut, menilai kondisi ini tidak sebanding dengan prestasi yang diperoleh Kota Bitung yang meraih Piala Adipura enam kali berturut-turut.

"Jelas ini mencoreng prestasi Kota Bitung yang sudah langganan meraih Piala Adipura, masih saja ada sampah yang berserakan tidak pada tempatnya," kata seorang warga. Ia menilai kondisi tersebut dapat mendatangkan masalah kesehatan bagi warga yang bermukim disana. "Pertama yang paling penting menganggu kesehatan karena polusi sampah, dan sangat menganggu kebersihan dan keindahan kota," tandasnya.

Terpisah pemerintah Kecamatan Matuari yang menjadi lokasi tumpukan sampah langsung melakukan pengecekan keberadaan sampah yang sudah seminggu tidak diangkut. "Saya cek dulu yah," kata Camat Matuari Jhon Mickhel Sondakh.

Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved