Breaking News
Rabu, 10 Juni 2026
Sulawesi Utara
Menuju Sulut Maju, Sejahtera dan Berkelanjutan

Razia

Puluhan Sepeda Motor Terjaring Operasi Patuh

Kepolisian resor kota (Polresta) Manado melakukan operasi patuh berkendara di jalan raya pada Minggu (22/7/2012)

Tayang:
Penulis: Aldi Ponge | Editor: Andrew_Pattymahu

Laporan Wartawan Tribun Manado Aldi Ponge

TRIBUNMANADO.CO.ID,MANADO-Kepolisian resor kota (Polresta) Manado melakukan operasi patuh berkendara di jalan raya pada Minggu (22/7/2012) dini hari berhasil menjaring puluhan kendaraan motor.

Operasi yang digelar serentak bersama seluruh polsek jajaran polresta Manado ini dimulai pukul 00.10 Wita ini yang dilaksanakan di beberapa titik di kota Manado sesuai dengan wilayah kepolisian sektor masing-masing.

Berbagai jenis operasi dilakuakn seperti operasi senjata tajam, minuman keras dan kendaraan bermotor. Polsek Wenang misalnya melakukan operasi terhadap kendaraan bermotor. Operasi yang dipimpin langsung oleh kapolsek Wenang Kompol AV Montung ini dipusatkan di kawasan persimpangan jalan S Parman dan Sisingamangaraja tepatnya depan klenteng Kwan Im Tong.

Pantaun Tribun Manado, dalam operasi ini polisi menghentikan  setiap mobil dan motor untuk memeriksa surat ijin mengemudi (SIM), Surat Tanda Nomor Kendaraan (STNK), atau kenalpotnya jika melanggar ketentuan kendaraan langsung ditahan.

Operasi yang berlangsung sejam lebih ini menarik minat warga yang berada di seputaran lokasi operasi yang ikut juga menyaksikan jalannya operasi tersebut. Tak pelak operasi ini berhasil menjaring pulahan kendaaran bermotor yang tidak memiliki SIM/STNK dan kendaraan lainnya memiliki knapot racing yang melanggar peraturan.  Warga yang terjaring razia ada yang berusaha membuat alasan dan mencari kenalannya di kepolisian agar tidak ditilang. Adapula warga yang menegndarai sepeda motornya dengan ugal-ugalan yang tidak mau dihentikan polisi hingga nyaris menabrak petugas.

Kapolresta Manado Kombespol Amran Ampulembang mengatakan operasi tersebut untuk membuat warga patuh dalam berkendara di jalan raya. Menurutnya operasi yang digelar sejak 4 Juli 2012 ini adalah lanjutan dari operasi simpatik yang digelar bulan Juni. Dijelaskannya, jika operasi simpatik hanya melakukan teguran terhadap pengendara yang melanggar maka dalam operasi patuh ini dilakukan penindakan tegas berupa tilang bagi mereka yang melanggar, sehingga diharapkan warga patuh dalam berkendara agar tidak terjaring dalam operasi tersebut. "Setelah ini operasi ketupat," ujar Ampulembang. (ald)

Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved