Selasa, 9 Juni 2026
Sulawesi Utara
Menuju Sulut Maju, Sejahtera dan Berkelanjutan

Perhotelan

Bentuk International Wedding Chapel Bagai Kepakan Burung Merpati

Jangan bingung dalam memilih tempat untuk melangsung pernikahan.

Tayang:
Editor:
zoom-inlihat foto Bentuk International Wedding Chapel Bagai Kepakan Burung Merpati
Ist
GKIC International Wedding Chapel.
Laporan Wartawan Tribun Manado Deffriatno Neke

TRIBUNMANADO.CO.ID, MANADO - Jangan bingung dalam memilih tempat untuk melangsung pernikahan. Sebab kini Grand Kawanua International City (GKIC) akan menghadirkan International Wedding Chapel yang rencananya sudah siap di akhir tahun 2012.

Menurut Widijanto Managing Director AKRLand Development pengembang GKIC, saat menggelar konferensi pers di Lobby Hotel Novotel, Selasa (17/7/2012), International Wedding Chapel merupakan tempat yang sakral namun romantis untuk pernikahan. Bentuk International Wedding Chapel ibarat membentuk kepakan burung merpati.

"Di dalam wedding chapel tersebut di bagian altar akan terdapat kaca dan tempat duduk pengantin juga terbuat dari kaca sehingga sepasang penganting seperti melayang.Lalu dari dalam langsung mengarah kepemandangan gunung danlapangan golf," kata Widijanto.

Bangunan tersebut memiliki konsep yang unik dengan desain arsitektur yang megah dengan kapasitas daya tampung sekitar 100 orang. luas lahan bangunan tersebut sebesar 7500 meter per segi. Kemudian International Wedding Chapel terdiri bangunan Cupid Plaza yang dapat menampung garden party sampai 100 orang.

"Sky Bridge yang menghubungkan Cupid Plaza dengan Wedding Chapel serta landscape yang hijau dan luas. Cupid Plaza adalah symbol dari pertemuan pasangan yang mengikat cinta kasih menuju ke pelaminan, sedangkan Sky Bridge melambangkan jembatan tali kasih menuju perjanjian skaral pernikahan di International Wedding Chapel," ujarnya.

Selain itu, panorama gunung klabat dan gunung lokon dapat menambah keindahan bila dilihat dari international wedding chapel tersebut. Altar yang didesain dengan lantai transparent glass dan pond  dibawahnya, semakin menambah keindahan interior dari bangunan tersebut.

"Sejak pembangunan awal, GKIC selalu memegang komitmen untuk membangun kawasan mandiri dengan standard internasional, prestigious, sehat, nyaman, aman dan menjadi investasi yang menguntungkan," ucap Widijanto.

Ia menmabhkan, bentuk bangunan dari International Wedding Chapel merupakan satu-satunya yang terdapat di dunia. Widijanto berharap, dengan di bangunnya International Wedding Chapel tersebut dapat menarik oarang-oarang di luar Sulut dan juga mancanegara untuk bisa melangsungkan pernikahan di International Wedding Chapel di Manado.

Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved