Tawuran
Warga Tanoyan Utara dan Bakan Saling Lempar Batu
Ketegangan terjadi antara warga Desa Tanoyan Utara dan Bakan, Kecamatan Lolayan, Jumat (13/7/2012) sore sekitar pukul 16.00 wita
Penulis: | Editor:
TRIBUNMANADO.CO.ID, KOTAMOBAGU - Ketegangan terjadi antara warga Desa Tanoyan Utara dan Bakan, Kecamatan Lolayan, Jumat (13/7/2012) sore sekitar pukul 16.00 wita. Warga desa yang bertetangga tersebut saling lempar batu di perbatasan.
Akibat saling lempar tersebut, Umar, anggota Polsek Lolayan terkena batu dan harus mendapat perawatan. Sejumlah anggota Polsek Lolayan pun kerepotan melerai pertikaian antar warga tersebut. Bala bantuan dari Polres Bolmong pun diturunkan ke lokasi kejadian.
Kejadian tersebut berawal dari kejadian tengah malam sebelumnya. Sangadi Tanoyan Utara Utsan Lauma mengatakan, Jumat sekitar pukul 1.00 wita, beberapa remaja asal Desa Bakan masuk ke daerah yang dipimpinya. Dia menduga para remaja tersebut telah dipengaruhi minuman keras.
"Mereka bawa botol minuman keras dan memecahkanya di jalan depan mesjid. Mereka kemudian berteriak-teriak," ujar Utsan kepada Tribun Manado.
Terang saja, warga Tanoyan Utara yang sebagian sudah terlelap tidur terganggu dengan polah tersebut. Sejumlah warga pun keluar rumah. Bahkan ada di antaranya yang membawa senjata tajam. Mereka pun mencoba mengusir para remaja yang usianya masih belasan tersebut.
Selain menghubungi pihak Polsek Lolayan, Utsan mengaku berkoordinasi dengan Sangadi Bakan AY Mamonto dengan situasi tersebut. "Polsek datang terlambat, saat warga sudah hampir berhadapan," tambah dia.
Warga Tanoyan Utara minta agar remaja yang membuat onar ditahan di Polsek Lolayan untuk menghindari kejadian serupa. Pagi harinya, AY Mamonto mengantar langsung enam remaja ke Polsek Lolayan. Para remaja pun meringkuk di sel tahanan.
Namun tak dinyana, sore hari ketegangan kembali terulang. Jun Mokoagow, tokoh pemuda Desa Bakan, mengatakan, rupanya masih ada warga tak senang atas pemukulan yang dilakukan warga Tanoyan Utara terhadap remaja Bakan. "Jadi terjadi saling pukul sorenya," kata dia.
Sementara itu, Kepala Polsek Lolayan AKP Johan Damapolii mengatakan ketegangan yang terjadi hanyalah kesalahpahaman saja. "Ada yang minum (minuman keras), jadinya begini," kata dia.