Pengucapan Syukur

Jessi Cari Nasi Jahe dan Dodol

Dodol dan Nasi Jahe masih menjadi target utama para tamu pengucapan syukur.

Laporan Wartawan Tribun Manado Alpen Martinus

TRIBUNMANADO.CO.ID,AMURANG- Dodol dan Nasi Jahe masih menjadi target utama para tamu pengucapan syukur.

"Tujuan saya memang cari dodol dan nasi jahe, saat pengucapan, apalagi itu kan ciri khas di Minsel, karena di Jakarta tidak ada yang seperti ini," jelas Jessi Koloay.

Ia menambahkan, jauh datang dari jakarta hanya untuk mengunjungi keluarga, dan ingin ikut pengucapan.
"Ini kali pertama saya ikut pengucapan syukur, ternyata sangat ramai," jelas dia.

Namun yang membuatnya kagum adalah suasana kekeluargaan."Di pengucapan syukur ini saya lihat , siapa saja yang datang disambut dan dipersilakan untuk menyantap hidangan, meski bukan keluarga," ucap dia.

Suasana ramai saat pengucapan seakan membayar kejenuhan di perjalanan selama tiga jam, karena macet."Datang rame-rame, terutama datang makan," jelasnya.

Ia menambahkan, kesempatan seperti ini sangat jarang ditemukan, apalagi di tempatnya bekerja Jakarta."Pengucapan hanya ada di Sulut, jadi harus dipertahankan," jelasnya.

Namun ia menyayangkan, masih ada masyarakat yang memaksakan diri untuk merayakan pengucapan."Sayang sekali ada yang harus merayakan dengan berutang, seharusnya kan tidak seperti itu, tapi bersyukur saja apa adanya, sesuai kemampuan," tutur dia.

Ia mengharapkan agar Minsel bisa diberikan kelimpahan rezeki."Harus menjadi daerah yang lebih maju, tapi kekeluargaan harus tetap terjaga," jelasnya.

Hal yang sama dirasakan oleh Ani Manusama, datang mengunjungi sanak saudara."Kami sekeluarga datang untuk mengunjungi saudara, untuk membina kekeluargaan lebih erat," ungkapnya.

Dijelaskannya, saat pulang pasti mendapatkan oleh-oleh berupa dodol dan nasi jahe."Itu bagasi belakang banyak nasi jahe dan dodol," jelas dia. (Amg)

Penulis: Alpen_Martinus
Editor: Andrew_Pattymahu
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved