IHSG
Berharap IHSG Kembali Naik, Meski Tipis
Aksi ambil untung investor bakal membayangi pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada Selasa (3/7/2012)
Bursa Wall Street berakhir bervariasi semalam. Indeks Dow Jones industrial average turun tipis 8,70 poin (0,07 persen), namun Indeks S&P500 berakhir positif 0,25 persen dan Nasdaq naik 0,55 persen. Data manufaktur Amerika Serikat mengalami kontraksi pertama kali dalam tiga tahun terakhir.
Sementara itu, data pengangguran di Eropa mencapai rekor tertinggi sepanjang Mei lalu bersamaan dengan aktivitas pabrik tidak bertambah, berada di level terendahnya sejak Juni 2009. Asia sendiri kondisinya mulai khawatir karena pesanan dari luar negeri yang menurun.
Kemarin IHSG ditutup naik 35 poin (+0,90 persen) ke level 3.991,54 dengan jumlah transaksi sebanyak 8,21 juta lot atau setara Rp 4,01 triliun. Hanya sektor infrastruktur yang turun sekitar 0,54 persen di tengah kenaikan semua sektor saham. Investor asing mencatat pembelian bersih senilai Rp 213 miliar.
Menurut tim riset eTrading Securities, secara teknikal kemarin IHSG menguat yang mengakibatkan MACD Histogram dapat naik melebihi puncak kenaikan sebelumnya. Ini memberi peluang besar dalam beberapa hari mendatang IHSG akan menguji 4.020-4.040. Namun memang agar kenaikan IHSG dapat terjaga dengan baik maka konsolidasi sangat diperlukan, adapun support IHSG adalah di level 3.960.
Hari ini IHSG cenderung bervariasi dengan sentimen positif. Level support-resistance indeks ada di rentang level 3960-4020. Adapun saham-saham yang dapat diperhatikan adalah HRUM,INCO,SGRO, dan WIKA.