Torang Kanal

Melisa Tanggomo, Loyal Pada Pekerjaan

Peristiwa kebakaran yang terjadi di Tanjung Batu Lingkungan IV, Kecamatan Wanea Manado


Peristiwa kebakaran yang terjadi di Tanjung Batu Lingkungan IV, Kecamatan Wanea Manado yang meludeskan kantor Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Dispudpar) Provinsi Sulawesi Utara (Sulut), mendapat perhatian khusus bagi wanita cantik Meilisa Tanggono.

“Kebakaran ini tentu tidak diinginkan oleh semua orang.saya sangat menyangkan kejadian ini, karena pasti banyak barang berharga yang ikut terbakar. Apalagi yang terbakar adalah kantor Dispudpar Sulut yang menyediakan informasi dan data pariwisata Sulut, ” ujar Melisa saat ditemui di tempat kerjanya, Senin (2/7)
Menurutnya, meskipun peristiwa kebakaran ini telah menghanguskan semua hasil kerja dari para pegawai, namun semangat untuk terus bekerja itu harus tetap ada.
“ Saya berharap para pegawainya akan tetap bekerja dengan baik meskipun harus memulainya dari awal, namun kalau mereka memiliki tekad dan kemauan yang tinggi, saya yakin mereka pasti mendapatkan hasil yang terbaik juga, ” ujar wanita kelahiran Manado, 16 Maret 1986
Warga Malalayang ini mengungkapkan, peristiwa tersebut memberikan banyak pelajaran bagi seluruh lapisan masyarakat, agar tetap hidup waspada dan hati-hati.

“Saya berharap, para pegawainya tidak putus asa, namun semuanya harus bersatu mencari solusi yang terbaik agar bisa kembali beraktiitas lagi. Jangan mnjadikan peristiwi ini sebagai suatu alas an untuk tidak bekerja maksimal, namun sebagai motivasi untuk merubah kinerja yang sbelumnya kurang disiplin menjadi lebih bertanggung jawab lagi terhadap pekerjaan, ” jelas wanita yang akrab disapa Icha
Penyuka warna pink ini mengatakan, seorang kariyawan yang baik, tidak menjadikan situasi yang buruk menjadi alas an dan kesempatan untuk tidak berkarya.

“Kariyawan yang baik akan terus berusaha memberikan yang terbaik dari segala hal yang ia kerjakan tanpa terpengaruh dengan kondisi yang buruk. Namun ia akan tetap berjuang karena ia mencintai pekerjaannya, ” ujarnya

Icha yang hobi jalan-jalan ini mengatakan, sebagai seorang pegawai, ia juga pernah diperhadapkan dengan tantangan, baik dari atasan maupun rekan kerjanya. Namun masalah tersebut ia jadikan sebagi suatu pelajaran untuk bersikap lebih baik dari sebelumnya.

“Bagi saya pekerjaan itu adalah anugerah yang harus dipertanggung jawabkan. Tidak semua orang diberikan kesempatan untuk merasakan pekerjaan yang kita miliki saat ini. Sehingga saya selalu berusaha untuk tetap loyal pada pekerjaan, apapun keadaannya, ” kata alumni SMA Kristen Irene Manado ini.

Pegawai di salah satu perusahaan swasta di Kota Manado ini mengungkapkan, rasa tanggung jawab dan disiplin adalah hal yang paling utama yang harus dimiliki  oleh semua pegawai di dunia pekerjaan.

“Jangan nanti ada atasan baru kita bekerja, itu namanya orang munafik. Tetapi bekerja harus dengan penuh kesungguhan hati dan rasa memiliki dengan pekerjaan serta  berkomitmen untuk ikut memajukan perusahaan tempat kita bekerja, ” tandasnya. (jhp)
 
Editor: Andrew_Pattymahu
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved