Rabu, 10 Juni 2026
Sulawesi Utara
Menuju Sulut Maju, Sejahtera dan Berkelanjutan

Tenaga Kerja

Pertamina Wajib Jamin Keselamatan Kerja

Kecelakaan yang dialami Noldy hingga kaki kirinya tak lagi dapat berjalan karena melepuh

Tayang:
Penulis: |
TRIBUNMANADO.CO.ID, TOMOHON— Musibah kecelakaan kerja yang dialami karyawan outsourching PT Pertamina Gheotermal Energy (PGE) Area Lahendong Noldy Losu (37), warga Kelurahan Pangolombian, Kecamatan Tomohon Selatan mendapat perhatian serius dari DPRD Kota Tomohon.

Sebab, hal tersebut tak mestinya terjadi, jika perusahaan menjamin betul keselamatan dan kesehatan pekerja di lapangan.


“Kecelakaan yang dialami Noldy hingga kaki kirinya tak lagi dapat berjalan karena melepuh terendam air panas, sangat memprihatinkan," ujarnya.

Ini menimbulkan pertanyaan, sejauh mana program Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) diberlakukan di lingkungan PT PGE, apakah sudah sesuai standard terutama safety lingkungan pekerjaan atau tidak.

"Kewajiban perusahaan adalah menyediakan lingkungan kerja yang aman sesuai undang-undang,” kata Ferdinand Mono Turang, Wakil Ketua Komisi A DPRD Kota Tomohon, Rabu (20/6/2012).


Turang pun meminta Dinas Tenaga Kerja Kota Tomohon dapat menyikapi masalah itu, dengan melakukan kunjungan ke lokasi kecelakaan.

“Jika perlu dilakukan investasi soal insiden itu, bisa saja ada kelalaian dari PT PGE yang tidak memperhatikan lingkungan kerja mereka,” jelasnya.


Musibah terceburnya pekerja ke kolam air panas, menurut dia mengindikasikan belum optimalnya perusahaan baik secara teknis maupun prosedural menjamin keamanan dan keselamatan pekerja.

“Jika pekerja menggunakan safety suit atau baju pengaman, maka bisa meminimalisir resiko yang timbul akibat pekerjaan. Dengan musibah tersebut saya jadi meragukan sistem managemen K3 PT PGE,” tukasnya.


Noldy sendiri sebelumnya menjalani
perawatan serius di Rumah Sakit Bethesda setelah kaki kirinya mengalami cedera (melepuh), akibat terendam air panas, di lokasi pengobaran sumur PT Pertamina Gheotermal Energy (PGE)  Area Lahendong, Sabtu (16/6) lalu.

Ia hanya berharap ada perhatian serius perusahaan agar biaya perawatan hingga sembuh dapat ditanggung. Begitu pun dengan gajinya, diberikan sesuai yang diterima biasanya agar dapat mencukupi kebutuhan keluarga selama tak dapat bekerja.

Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved